Analisis Regulasi IFAB Terkait Jangkauan VAR dalam Proses Terjadinya Gol
Prancis sukses menumbangkan Maroko dengan skor 2-0 pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Laga berjalan ketat di bawah kepemimpinan wasit Facundo Tello. Namun, gol pertama yang dicetak oleh Kylian Mbappe pada menit ke-60 memicu protes keras dari para pemain lawan karena dugaan pelanggaran.
Berdasarkan tayangan ulang, insiden bermula saat Adrien Rabiot menekan Brahim Diaz. Bola menyentuh tangan kiri gelandang AC Milan itu sebelum dihalau Noussair Mazraoui. Tiga belas detik setelah momen kontroversial tersebut, Desire Doue mengirim umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Kylian Mbappe menjadi gol.
Read Also
Menurut mantan wasit internasional, keputusan untuk tetap mengesahkan gol sudah tepat. Aturan pengaturan taktik dan protokol IFAB menyatakan bahwa VAR berhak memeriksa ulang fase serangan. Sapuan bola dari Noussair Mazraoui tidak dianggap sebagai penguasaan penuh, sehingga VAR sebenarnya tetap memantau seluruh proses terjadinya gol Prancis.
Petugas VAR menilai tindakan tidak meniup peluit saat bola menyentuh tangan Adrien Rabiot bukan kesalahan fatal. Mantan wasit menegaskan bahwa tangan tersebut tidak aktif. VAR memiliki wewenang penuh meninjau gol, penalti, atau kartu merah sebelum laga dimulai kembali guna menjaga integritas pertandingan.