Pujian Presiden Emmanuel Macron untuk Dominasi Tadej Pogacar
Pembalap asal Slovenia tersebut menuntaskan balapan melelahkan ini dengan keunggulan telak 2 menit 38 detik dari rival utamanya, Jonas Vingegaard. Keberhasilan ini mengembalikan posisinya ke puncak klasemen umum setelah sempat kehilangan jersey kuning beberapa waktu lalu.
Berdasarkan laporan balapan, rekor waktu pendakian di Col du Tourmalet resmi pecah akibat kecepatan tinggi yang diterapkan para pembalap. Pembalap muda Prancis, Paul Seixas, berhasil finis di posisi kelima setelah berjuang keras menahan intensitas serangan grup depan.
Read Also
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, hadir langsung menyaksikan balapan dramatis ini dari mobil panitia di lintasan Pyrenees. Menurut Macron, strategi yang ditunjukkan oleh tim juara dan serangan pamungkas dari Pogacar di area pegunungan tersebut sangat mematikan.
Macron juga memberikan perhatian khusus serta motivasi langsung kepada Paul Seixas yang membela tim Decathlon CMA CGM. "Saya berharap Paul Seixas bisa memenangkan satu atau beberapa etape, mempertahankan posisi bagus ini, dan melangkah lebih tinggi," ujar sang presiden.
Performa luar biasa Seixas bersama Lenny Martinez menempatkan dua wakil Prancis di jajaran sepuluh besar klasemen sementara. Hasil etape keenam ini memperlebar jarak perebutan gelar juara dan memberikan dampak signifikan bagi konstelasi persaingan di etape-etape berikutnya.