David Beckham Timnas Inggris Piala Dunia 1998

Tragedi Kartu Merah David Beckham Melawan Argentina

Allez Paris 2026-07-14 David Beckham

Tragedi kartu merah David Beckham saat melawan Argentina di Piala Dunia 1998 mengubah statusnya dari idola bangsa menjadi musuh publik nomor satu Inggris.

David Beckham tertunduk setelah menerima kartu merah dari wasit

David Beckham tertunduk setelah menerima kartu merah dari wasit

Dosa Kartu Merah Saint-Etienne dan Teror Publik Inggris

Stadion Geoffroy-Guichard menjadi panggung mimpi buruk bagi David Beckham yang baru berusia 23 tahun. Pada babak 16 besar Piala Dunia 1998 di Prancis, tensi tinggi menyelimuti laga klasik antara Inggris dan Argentina. Beckham yang sedang berada di puncak popularitas justru harus keluar lapangan lebih cepat akibat tindakan emosional yang tidak perlu.

Bencana itu lahir pada menit ke-47 saat kedudukan imbang 2-2. Setelah dijatuhkan oleh Diego Simeone, Beckham yang terprovokasi secara spontan menendang kaki gelandang Argentina tersebut. Wasit Kim Milton Nielsen langsung mengacungkan kartu merah, memaksa Inggris bermain dengan sepuluh orang hingga akhirnya kalah dalam drama adu penalti 3-4.

Menurut pengakuan Beckham, aksi tersebut murni reaksi spontan atas provokasi lawan. Namun publik Inggris tidak peduli dan segera menjadikannya kambing hitam atas kegagalan tersebut. Media Inggris mengecam keras tindakan konyol sang gelandang, bahkan boneka jerami berwajah Beckham digantung di jalanan London sebagai bentuk kemarahan massal.

Beckham mengalami masa sulit hingga mengalami depresi klinis akibat teror verbal yang tiada henti dari suporter lawan di setiap laga Premier League. Namun, karakter kuat membantunya bangkit untuk membawa Manchester United meraih treble historic pada 1999. Penebusan dosa Beckham akhirnya tuntas saat ia mencetak gol kemenangan lewat penalti melawan Argentina di Piala Dunia 2002.

David Beckham Timnas Inggris Piala Dunia 1998 Diego Simeone Sejarah Sepak Bola Manchester United

Bambang Pratama

Jurnalis Senior PSG & Ligue 1 Prancis - Allez Paris

Jurnalis sepak bola senior dengan pengalaman luas meliput Paris Saint-Germain dan Ligue 1 Prancis. Menyajikan analisis mendalam pertandingan PSG, berita transfer, pembongkaran taktik, dan wawancara eksklusif dengan pemain serta pelatih.