Walid Acherchour: Ferran Torres bukan mesin gol instan PSG
Debut Ferran Torres di PSG berjalan mulus. Masuk sebagai pemain pengganti saat tim tertinggal 0-2 dari Rennes, ia mencetak dua gol penyelamat. Hasil imbang 2-2 jadi awal manis bagi eks striker Barcelona itu.
Statistiknya musim lalu bersama Barcelona juga impresif. Ia mencetak gol penting dan bahkan mencetak gol di final Piala Dunia 2026. Publik pun mulai membandingkannya dengan penyerang top dunia. Tapi Walid Acherchour dari RMC menilai semua itu berlebihan.
Read Also
Menurut Acherchour, gol di final Piala Dunia mengubah persepsi publik secara drastis. "Sejak itu, ia jadi bintang media. Di Amerika, orang seolah melihatnya seperti R9," ujarnya. Ia menegaskan Ferran Torres tetap pemain bagus, tapi bukan tipe yang bisa membawa PSG menang sendirian seperti Ousmane Dembélé atau Khvicha Kvaratskhelia.
Acherchour menilai Ferran Torres lebih cocok dengan skema Luis Enrique dibanding Gonçalo Ramos. Namun ia menekankan agar PSG tak memberikan kunci serangan sepenuhnya pada pemain Spanyol itu. "Tunjukkan saya rekaman pertandingan di mana ia memenangkan laga sendirian. Saya belum melihatnya," tegasnya.
Euforia dua gol di laga pertama memang wajar. Tapi konsistensi jadi tantangan berikutnya. PSG butuh ketajaman sepanjang musim, bukan hanya kilasan di awal kompetisi. Ferran Torres harus membuktikan diri di laga-laga berat nanti.