Air Mata di Ruang Ganti Prancis dan Salam Perpisahan Deschamps
Malam di Hard Rock Stadium, Miami, menjadi saksi runtuhnya sebuah era besar sepak bola Prancis. Setelah takluk dari Inggris dalam drama sepuluh gol, suasana ruang ganti Les Bleus diselimuti keheningan yang pekat. Didier Deschamps tidak bisa menyembunyikan emosinya saat berbicara di depan para pemain untuk terakhir kali.
Berdasarkan keterangan Jules Kounde, sang pelatih menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi pemain selama bertahun-tahun. Pertandingan perebutan juara ketiga ini menjadi panggung terakhir Deschamps setelah melewati turnamen yang penuh dinamika. Statistik mencatat laga kompetitif ini berakhir dengan skor mencolok 4-6 untuk kemenangan Inggris.
Read Also
Ketegangan sempat memuncak saat turun minum setelah performa buruk pada babak pertama. Menurut Aurelien Tchouameni, Deschamps membakar harga diri tim agar memberikan segalanya demi seragam nasional. Di sudut lain, penyerang Michael Olise terus menangis, menyesali kegagalannya memanfaatkan sejumlah peluang emas pada babak kedua.
Kritik tajam sempat dilontarkan Adrien Rabiot melalui media mengenai perilaku tidak dapat diterima dari beberapa pemain. Namun, rumor internal tersebut tenggelam oleh suasana perpisahan. Para pemain seperti Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele segera meninggalkan stadion menggunakan van pribadi menuju liburan, menutup lembaran sejarah Prancis di bawah malam Florida.