Evaluasi Taktis XV de France Tanpa Kehadiran Antoine Dupont
Absennya Antoine Dupont dalam tur musim panas XV de France tidak menghentikan laju tim. Anak asuh Fabien Galthie mengemas dua kemenangan dari tiga laga melawan Australia, Selandia Baru, dan Jepang. Lini serang Prancis tetap menunjukkan fleksibilitas taktis yang impresif di lapangan.
Menurut mantan demi de mêlée Prancis Jean-Baptiste Elissalde, struktur permainan tim kini tidak lagi bergantung pada satu sosok bintang. Kehadiran Théo Attissogbe dan dominasi perebutan bola udara memperkuat variasi serangan. Ia menilai kolektivitas skuat menjadi kunci utama kesuksesan skema ofensif ini.
Read Also
Menurut Elissalde, "Tim ini tetap mempertahankan identitas serangnya meski tanpa beberapa pemain kunci. Apa yang sebelumnya bertumpu pada sedikit pemimpin kini dibagi ke seluruh kelompok." Pernyataan tersebut menegaskan bahwa proyek taktis Fabien Galthie telah dipahami secara merata oleh seluruh anggota tim.
Meski lini serang menjanjikan, sektor pertahanan dan kualitas scrum masih membutuhkan pembenahan signifikan. Elissalde menyoroti agresi pertahanan yang dinilai terlalu pasif saat menghadapi tekanan lawan. Prancis harus segera menemukan pilar tangguh untuk bersaing dengan kekuatan fisik Afrika Selatan di Piala Dunia mendatang.