Kegagalan Diplomasi Lapangan Hijau Donald Trump
Kekalahan telak Amerika Serikat dari Belgia memicu reaksi keras dari media global. Sorotan tajam tertuju pada kegagalan intervensi politik sebelum laga dimulai. Mantan pemain Belgia Philippe Albert menyebut hasil ini sebagai tamparan keras bagi Presiden FIFA Gianni Infantino dan Donald Trump.
Menurut laporan dari Het Nieuwsblad, laga ini diwarnai kontroversi setelah suspensi kartu merah Folarin Balogun dicabut berkat lobi politik. Namun, kehadiran penyerang tersebut gagal menyelamatkan Amerika Serikat di lapangan. Dua gol dari Charles De Ketelaere memastikan kemenangan dominan skuad Setan Merah.
Read Also
Media Jerman BILD menyatakan bahwa Belgia berhasil membalaskan keadilan dalam dunia sepak bola dari skandal FIFA tersebut. Surat kabar Italia La Gazzetta dello Sport juga menulis sindiran tajam. "Donald Trump sekarang tahu bahwa sepak bola lebih kompleks daripada sekadar memainkan pemain yang dihukum," tulis media tersebut.
Berdasarkan ulasan The New York Times, performa tim nasional mereka sangat mengecewakan dan Balogun tampil tidak terlihat sepanjang laga. Para pemain Belgia bahkan merayakan kemenangan dengan meniru gerakan dansa khas Trump sebagai bentuk provokasi atas kekalahan memalukan tuan rumah.