|

PSG Tumbang dari Monaco, Start Terburuk Era QSI

Pemain PSG kecewa usai kebobolan gol dari AS Monaco di Parc des Princes

Pemain PSG kecewa usai kebobolan gol dari AS Monaco di Parc des Princes

PSG kembali gagal meraih kemenangan di Ligue 1 2026-2027. Tim asuhan Luis Enrique kalah 1-2 dari AS Monaco dalam laga kandang di Parc des Princes. Hasil ini memperpanjang rekor tanpa kemenangan bagi pasukan Paris.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuad Rouge et Bleu. Mereka kini mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan. PSG tertinggal tujuh angka dari pemuncak klasemen, AS Monaco.

ALSO READ

Aron Donnum mengungkapkan alasan absen dari tiga pertandingan Ligue 1 bersama Toulouse. Pemain Norwegia itu kehilangan ibunya tiga minggu lalu.

Read More

Eden Le Guilly memperpanjang kontrak dengan PSG hingga 2028. PSG langsung meminjamkan bek 20 tahun itu ke Le Havre untuk musim 2026-2027.

Read More

PSG sebenarnya tampil dominan pada babak pertama dan unggul lebih dulu. Namun dua gol balasan dari Monaco pada babak kedua membuyarkan harapan tuan rumah. Ini menjadi kekalahan kedua PSG musim ini setelah tumbang dari Lens di Trophee des Champions.

Rekor ini menjadi yang terburuk sejak era kepemilikan QSI dimulai. Sebelumnya PSG selalu mampu meraih hasil lebih baik di awal kompetisi. Situasi ini memicu pertanyaan besar tentang performa tim.

Lini Belakang Jadi Sorotan

Pemain PSG kecewa usai kebobolan gol dari AS Monaco di Parc des Princes

Masalah utama PSG terletak pada sektor pertahanan yang rapuh. Menurut laporan Le Parisien, beberapa pemain seperti Joao Neves, Vitinha, dan Marquinhos kehilangan dampak defensif. Mereka terlihat kekurangan kecepatan dalam menghadapi serangan lawan.

Kiper Matvey Safonov juga menjadi sorotan karena kebobolan enam gol dari sembilan tembakan tepat sasaran di Ligue 1. Rasio ini dinilai sangat tinggi untuk kiper tim sekelas PSG. Musim lalu baru terjadi pada pekan kedelapan.

Duet bek tengah Marquinhos dan Pacho juga melakukan kesalahan individu di beberapa laga. Kesalahan serupa terjadi saat melawan Lille dan Monaco. Kondisi ini membuat PSG kesulitan menjaga clean sheet.

"Kami semua berada di jalur yang benar. Saya percaya pada tim ini dan pelatih, meskipun awal musim tidak seperti yang kami inginkan," ujar bek PSG, Lucas Hernandez.

Liga Champions Jadi Ajang Pembuktian

PSG akan segera menghadapi ujian berat di Liga Champions. Mereka dijadwalkan bertemu Slovan Bratislava pada laga perdana fase grup. Tim asuhan Yaya Toure itu siap memberikan perlawanan sengit.

Luis Enrique melihat situasi sulit ini sebagai tantangan baru untuk timnya. Ia mengajak semua pihak untuk tidak terburu-buru menilai perjalanan musim ini. Pelatih asal Spanyol itu percaya PSG akan menemukan performa terbaiknya.

Gelandang Joao Neves juga optimistis dengan situasi tim saat ini. Ia mengingatkan bahwa PSG pernah mengalami awal musim buruk namun akhirnya memenangkan semua trofi. Tim akan berusaha memperbaiki diri dan mencapai versi terbaik mereka.

Luis Enrique menambahkan bahwa PSG akan memberikan jawaban terbaik di lapangan. Ia menantang para kritikus untuk melihat perkembangan tim hingga akhir musim. Pertandingan melawan Slovan Bratislava menjadi momen penting untuk bangkit.

Submit Comment