Luis Enrique PSG Lille

Kritik Pedas untuk Luis Enrique: Terlalu Arogan?

Allez Paris 2026-08-30 Luis Enrique

Gol Marquinhos selamatkan PSG dari kekalahan. Tapi keputusan kontroversial Luis Enrique jadi sorotan. Acherchour sebut pelatih Spanyol itu arogan.

Luis Enrique memberi instruksi saat PSG ditahan imbang Lille di Ligue 1.

Luis Enrique memberi instruksi saat PSG ditahan imbang Lille di Ligue 1.

Eksperimen Taktik Luis Enrique Dianggap Terlalu Nekat dan Arogan

PSG hanya meraih satu poin saat tandang ke Lille. Gol penyeimbang Marquinhos di menit akhir menyelamatkan tim dari kekalahan, sekaligus menutupi keputusan kontroversial Luis Enrique menurunkan susunan pemain.

Luis Enrique kembali bikin kejutan. Ia mencoret Lucas Digne dari starting eleven dan tidak menurunkan Khvicha Kvaratskhelia sejak awal. Dua kemenangan di Liga Champions memang jadi tameng, tapi kritik mulai berdatangan.

Walid Acherchour, pengamat RMC, menilai ada unsur arogansi di balik keputusan itu. "Saya pikir Luis Enrique tidak suka penampilan Digne lawan Lens. Dia kirim pesan: jika kau tak level, kau akan diganti pemain yang bukan bek," ujar Acherchour.

"Masalahnya, Luis Enrique bawa ini ke ekstrem. Dia risiko hambat tim hanya untuk kirim pesan. Beraldo di lini tengah oke saat tak ada tekanan, tapi saat ritme tinggi dia kesulitan. Kvara tak dimainkan setelah Rennes, ini seperti hukuman," tambahnya.

Luis Enrique punya pembelaan. Dia sadar pemain tak bisa tampil 100% di awal musim. Tapi jadwal tak menunggu. PSG hadapi Monaco di Parc des Princes pekan depan. Kekalahan atau hasil buruk, debat soal gaya kepelatihan ini bakal memanas.

Luis Enrique PSG Lille Walid Acherchour Ligue 1 Marquinhos

Bambang Pratama

Jurnalis Senior PSG & Ligue 1 Prancis - Allez Paris

Jurnalis sepak bola senior dengan pengalaman luas meliput Paris Saint-Germain dan Ligue 1 Prancis. Menyajikan analisis mendalam pertandingan PSG, berita transfer, pembongkaran taktik, dan wawancara eksklusif dengan pemain serta pelatih.