Bosnia vs Swedia berakhir imbang 1-1 pada laga ketiga Ligue des Nations 2026/2027. Pertandingan berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, pada Jumat 2 Oktober 2026. Kick-off dimulai pukul 20.45 waktu setempat.
Bosnia dilatih Sergej Barbarez dengan formasi 4-4-2. Swedia ditangani Graham Potter dengan skema serupa. Oleksii Derevinskyi bertindak sebagai wasit pertandingan ini.
Klopp dikritik media usai Jerman imbang 0-0 lawan Yunani. Mourinho hadapi masalah Vinicius Jr di Real Madrid jelang El Clasico.
Read MoreMika Godts mencetak gol saat Belgia mengalahkan Italia 2-0 di Ligue Nations. Kvaratskhelia gagal penalti dan Georgia kalah 0-1 dari Irlandia Utara.
Read MoreBosnia menurunkan Edin Dzeko dan Ermedin Demirovic di lini depan. Swedia mengandalkan Viktor Gyokeres sebagai ujung tombak. Gyokeres menjadi sorotan setelah mencetak tiga gol pada jeda internasional sebelumnya.
Laga ini menjadi pertemuan kedua tim di fase grup Ligue des Nations. Kedua tim sama-sama mengincar poin penuh. Hasil imbang membuat persaingan grup semakin ketat.
Susunan Pemain Kedua Tim
Bosnia memakai formasi 4-4-2 dengan S. Hamzic di bawah mistar. Lini belakang dihuni S. Kolasinac, T. Muharemovic, N. Katic, dan A. Memic. Lini tengah diisi K. Alajbegovic, A. Gigovic, I. Basic, dan E. Bajraktarevic.
Swedia juga tampil dengan formasi 4-4-2. V. Johansson dipercaya menjaga gawang. G. Gudmundsson, V. Lindelof, C. Starfelt, dan H. Skoglund mengisi lini pertahanan. Lini tengah dihuni S. Nanasi, J. Karlstrom, H. Larsson, dan A. Bernhardsson.
Gyokeres berduet dengan B. Zeneli di lini serang Swedia. Dzeko dan Demirovic menjadi andalan Bosnia di depan. Kedua pelatih menurunkan komposisi terbaik sejak menit awal.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal babak pertama. Kedua tim saling menyerang untuk mencari gol pembuka. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan selesai.
Dampak Hasil bagi Klasemen Grup
Hasil imbang ini menambah satu poin bagi Bosnia dan Swedia. Posisi kedua tim di klasemen grup belum berubah signifikan. Persaingan menuju perempat final masih terbuka lebar.
Swedia masih mengandalkan Gyokeres untuk mendulang gol. Performa Gyokeres bersama Swedia jauh lebih baik dibanding Arsenal. Ia menjadi pemain kunci dalam skema Graham Potter.
Bosnia berusaha memanfaatkan pengalaman Dzeko di lini depan. Kombinasi Dzeko dan Demirovic menjadi ancaman bagi pertahanan lawan. Barbarez akan mengevaluasi performa tim setelah laga ini.
Laga berikutnya akan menjadi penentu bagi kedua tim. Bosnia dan Swedia harus meraih kemenangan untuk menjaga peluang. Klasemen grup akan semakin ketat pada matchday berikutnya.
Allez Paris
Submit Comment