|

Real Madrid Ungkap Ketidaknyamanan dengan Kylian Mbappe

Kylian Mbappe berseragam Real Madrid berlatih di Valdebebas jelang laga La Liga

Kylian Mbappe berseragam Real Madrid berlatih di Valdebebas jelang laga La Liga

Real Madrid ungkap ketidaknyamanan dengan Kylian Mbappe jelang lanjutan La Liga 2026/2027. Mbappe kembali masuk pusaran media setelah video sepeda diunggah ke media sosial. Laporan El Chiringuito menyebut Mourinho menegur Mbappe atas unggahan itu.

Mbappe mencetak 94 gol dan 14 assist dalam 111 laga bersama Real Madrid. Musim lalu ia menjadi top skor La Liga dengan 25 gol. Ia juga top skor Liga Champions dengan 15 gol dan Piala Dunia 2026 dengan 10 gol.

ALSO READ

Brasil seri 1-1 lawan Australia di laga uji coba perdana jeda internasional. Marquinhos tampil penuh 90 menit dan Rayan cetak gol penyama di injury time.

Read More

PSG dikabarkan memantau situasi Kylian Mbappe di Real Madrid. Hubungan Mbappe dan Jose Mourinho memanas, pintu keluar mulai terbuka.

Read More

Statistik itu belum cukup membuat madridismo mendukung penuh Mbappe. Ia dianggap belum membawa trofi mayor selama dua musim di Madrid. Perilakunya juga dinilai tidak sesuai dengan budaya klub.

El Chiringuito melaporkan Mbappe melakukan perjalanan pulang pergi ke Paris pada Selasa. Mourinho disebut menegur Mbappe setelah video sepeda dipublikasikan. Tindakan itu dipandang sebagai provokasi terhadap pelatih asal Portugal tersebut.

Sumber Internal Real Madrid Buka Suara

Kylian Mbappe berseragam Real Madrid berlatih di Valdebebas jelang laga La Liga

L'Equipe mengutip sumber internal Real Madrid membahas situasi Mbappe. Sumber itu menilai Mbappe belum memahami cara kerja Real Madrid dan lingkungannya. Ia juga dianggap tidak tahu perilaku tepat untuk diterapkan di klub.

Sumber tersebut menilai Mbappe mendapat saran buruk dari orang sekitarnya. Dampaknya merugikan citra Mbappe sekaligus Real Madrid. Kritik ini menjadi teguran terbaru bagi penyerang asal Bondy tersebut.

Jurnalis Monica Marchante membela Mbappe dalam radio Cadena COPE. Ia menyatakan semua pihak sudah tahu Mbappe bukan pemain bertahan sejak awal. Marchante menilai masalah terbesar Mbappe adalah pernah bermain bersama Vinicius di Real Madrid.

Mbappe harus berbuat lebih dari sekadar mencetak gol untuk menjadi idola Madrid. Ia perlu memperbaiki perilaku dan komunikasi dengan lingkungan klub. Situasi ini menjadi ujian bagi Mourinho dalam mengelola bintangnya.

Submit Comment