Kebangkitan Gustavo Puerta Menjadi Jenderal Lapangan Tengah Kolombia
Karier sepak bola Gustavo Puerta hampir terhenti sebelum dimulai. Pada usia sepuluh tahun, sebuah peluru 9 milimeter bersarang di paha kirinya akibat perseteruan mafia di Kolombia. Ia hidup dengan proyektil itu selama empat tahun sebelum akhirnya berhasil diangkat melalui operasi medis.
Berdasarkan data performa terbaru, pemain berusia 22 tahun ini tampil memukau di Piala Dunia 2026. Puerta sukses menggalang lini tengah dalam pengaturan taktik 4-2-3-1 milik pelatih Nestor Lorenzo. Kerja kerasnya membawa Kolombia menang 1-0 atas Ghana untuk melaju ke babak delapan besar.
Read Also
Mantan pelatihnya di FC Bogota, Jonathan Risueno, memuji kapasitas sang pemain setinggi langit. "Dia adalah perpaduan antara Steven Gerrard dan Xavi. Puerta memiliki kualitas untuk bermain di Real Madrid, Barcelona, atau PSG," kata Risueno mengenai kemampuan teknis anak asuhnya.
Gelandang Racing de Santander ini kini bersiap menghadapi Swiss di babak gugur berikutnya. Menurut sang ayah, mentalitas baja Puerta terbentuk dari masa lalu yang keras. Tekanan besar di turnamen sebesar grand kejuaraan dunia tidak akan mampu menghentikan langkah sang pemain.