Sihir Menit Akhir Lionel Messi Runtuhkan Tembok Kokoh Mostafa Shobeir
Pertandingan berjalan ketat sejak awal. Lionel Messi sempat terisolasi oleh lini belakang Mesir yang disiplin dan kokoh. Kegagalan eksekusi penalti pada menit ke-21 membuat publik sempat mengira ini bukan hari keberuntungan sang kapten Albiceleste. Namun, sang maestro menolak menyerah sebelum laga usai.
Berdasarkan data statistik pertandingan, kiper Mesir Mostafa Shobeir tampil luar biasa dengan menggagalkan sejumlah peluang emas termasuk penalti Messi. Mesir bahkan sempat memimpin lewat gol Yasser Ibrahim pada menit ke-15. Skema pengaturan taktik serangan balik Mesir terbukti merepotkan barisan pertahanan Argentina yang dikawal Lisandro Martinez.
Read Also
Menurut analisis pertandingan, titik balik terjadi pada menit ke-79 ketika umpan akurat Messi berhasil disundul Cristian Romero menjadi gol. Empat menit berselang, sebuah tembakan voli keras dari Messi menyamakan kedudukan. Enzo Fernandez kemudian mengunci kemenangan Argentina pada masa injury time babak kedua.
Kemenangan dramatis ini mengamankan posisi Argentina untuk melaju ke babak berikutnya di Piala Dunia 2026. Sebaliknya, kekalahan ini menjadi akhir tragis bagi perjuangan Mohamed Salah dan kawan-kawan yang telah memberikan perlawanan maksimal. Pertandingan ini menegaskan signifikansi mentalitas juara dalam turnamen besar.