Ketegangan Keputusan VAR dan Protes Keras Timnas Mesir
Tekanan media dan suporter Argentina begitu masif sebelum laga dimulai. Mereka menyoroti rekam jejak korps wasit Prancis yang dianggap kontroversial. Namun, Francois Letexier tetap kokoh di lapangan. Laga berakhir dramatis dengan kemenangan 3-2 untuk Argentina setelah Mesir sempat unggul dua gol terlebih dahulu.
Berdasarkan catatan pertandingan, wasit mengeluarkan empat kartu kuning untuk Mesir termasuk satu kartu merah untuk staf kepelatihan. Letexier juga menunjuk titik putih untuk Argentina pada menit ke-19 setelah pelanggaran Hassan terhadap Tagliafico. Namun, eksekusi penalti sang kapten Lionel Messi berhasil digagalkan penjaga gawang lawan.
Read Also
Drama VAR terjadi pada menit ke-58 ketika gol pemain Mesir bernama Ziko dianulir. Rekan senegara Letexier di ruang VAR, Jerome Brisard, melihat adanya pelanggaran ganda dari Attia terhadap Lisandro Martinez sebelum gol tercipta. Keputusan tegas ini langsung memicu frustrasi mendalam dari kubu Mesir.
Menurut laporan pertandingan, kubu Mesir melayangkan protes keras pada masa perpanjangan waktu. Mereka mengklaim Mohamed Salah dilanggar di dalam kotak penalti saat proses gol penentu Enzo Fernandez. Letexier mengabaikan tuntutan tersebut karena kontak yang terjadi dinilai terlalu minim untuk dianggap sebagai sebuah kesalahan nyata.