Formasi 4-3-3 Cair yang Melindungi Energi Vinicius Junior
Format baru Piala Dunia 2026 dengan 48 tim memberikan keleluasaan bagi tim besar seperti timnas Brasil untuk mematangkan strategi sejak fase grup. Setelah menyapu bersih kemenangan atas Haiti 6-0 dan Skotlandia 3-0, Selecao mulai menemukan bentuk permainan terbaik yang berpusat pada kenyamanan Vinicius Jr.
Dalam skema dasar formasi 4-3-3, Ancelotti memodifikasi pergerakan tanpa bola untuk menghemat energi sang winger. Ketika menerapkan high press, penyerang Matheus Cunha akan turun mengawal gelandang bertahan lawan, sementara Vinicius Jr dan Rayan bertugas menekan bek tengah guna memicu transisi cepat.
Read Also
Saat bertahan lebih dalam, struktur Brasil berubah menjadi 4-4-2 yang rapat. Beban defensif di sektor kiri diambil alih oleh Lucas Paqueta, sehingga Vinicius Jr diizinkan tetap berada di depan tanpa harus melakukan sprint panjang ke belakang untuk mengawal bek sayap lawan.
Ketika bola berhasil direbut, Vinicius Jr langsung mengeksploitasi ruang kosong di antara bek tengah dan bek kanan lawan. Kebebasan bergerak ini terbukti efektif dengan torehan empat gol yang sudah dikemasnya, menegaskan bahwa taktik fluiditas Ancelotti berhasil menjadikannya tumpuan utama Selecao.