Krisis Perilaku Rayan Cherki Mengguncang Internal Timnas Prancis
Perjalanan Prancis di Piala Dunia 2026 menyisakan luka mendalam bagi publik Paris. Tim Les Bleus harus angkat koper di babak semifinal setelah takluk dari Spanyol yang keluar sebagai juara. Masalah internal kini mencuat ke permukaan. Beberapa pemain mendapat sorotan tajam karena tindakan buruk mereka di luar lapangan.
Rayan Cherki menjadi pusat perhatian setelah laga perebutan tempat ketiga melawan Inggris. Perilakunya dianggap merusak keharmonisan skuad bentukan Didier Deschamps. Menurut laporan Aqababe via akun X miliknya, sikap sang pemain dinilai tidak profesional. Cherki awalnya membawa energi positif namun berubah menjadi beban bagi tim.
Read Also
Ketegangan berawal sebelum pertandingan kontra Maroko. Cherki memicu amarah ofisial humas tim akibat komentar kontroversialnya mengenai taktik dan kesiapan fisik pemain. "Cherki sering melontarkan kalimat besar tentang determinasi. Namun perilakunya tidak mencerminkan ucapan tersebut," tulis Aqababe dalam laporan eksklusifnya.
Para pemain senior Prancis dikabarkan sangat kecewa dengan sikap kekanak-kanakan bintang muda tersebut. Mereka fokus memenangkan trofi sementara sang pemain kurang disiplin. Kegagalan taktik di lapangan hijau kini diperparah oleh runtuhnya mentalitas ruang ganti akibat kurangnya pengalaman Cherki di turnamen besar.