|

Manchester City Dituding Punya Tunggakan Pajak, 114 Pelanggaran Keuangan Terungkap

Markas Manchester City dan logo klub saat investigasi pajak HMRC berlangsung

Markas Manchester City dan logo klub saat investigasi pajak HMRC berlangsung

Manchester City menghadapi masalah baru terkait keuangan klub. Otoritas pajak Inggris, HM Revenue & Customs (HMRC), menyelidiki dugaan penghindaran pajak. Investigasi ini terungkap dari laporan Financial Times.

HMRC memanfaatkan bocoran dokumen Football Leaks untuk menyelidiki rekening Manchester City. Penyelidikan dimulai pada 2018, terpisah dari investigasi Premier League. Tujuannya menelusuri penggunaan skema kompleks untuk menekan beban pajak.

ALSO READ

Opta menurunkan peluang PSG juara Liga Champions dari 7,09 persen menjadi 5,88 persen meski menang 6-1 atas Slovan Bratislava. Sebaliknya, peluang PSG juara Ligue 1 justru naik ke 62,39 persen.

Read More

Sejumlah klub Premier League menilai degradasi satu musim ke Championship tidak cukup untuk Manchester City. Mereka menuntut sanksi lebih berat atas pelanggaran finansial.

Read More

Manchester City sudah menempatkan tim pengacara untuk menangani kasus ini. Pihak klub menyatakan perjanjian komersial mereka tidak melanggar aturan. Klub kembali membantah semua tuduhan tersebut.

Kasus ini menambah beban Manchester City di tengah investigasi Premier League. Klub dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran fair play finansial. Sanksi berat seperti degradasi hingga pencabutan gelar mengancam.

Investigasi HMRC dan Respons Manchester City

Sumber Financial Times menyebut HMRC menyelidiki dugaan penggunaan struktur bisnis rumit. Skema itu diduga dipakai untuk tujuan penghindaran pajak. Namun, penyelidikan ini bukan dugaan penipuan sengaja seperti kasus Premier League.

Hingga kini, HMRC belum mengambil tindakan resmi terhadap Manchester City. Investigasi tersebut juga tidak pernah dinyatakan ditutup secara resmi. Situasi ini berpotensi menimbulkan spekulasi publik lebih lanjut.

Manchester City berusaha memanfaatkan hubungan politik Inggris dengan Uni Emirat Arab. Klub berupaya menekan pihak berwenang terkait investigasi ini. Langkah tersebut menuai kritik dari berbagai pihak.

Penggemar Manchester City khawatir dengan kemungkinan sanksi berat. Hukuman itu bisa mengubah peta persaingan Premier League. Kasus ini menjadi salah satu skandal terbesar dalam sejarah liga Inggris.

Submit Comment