|

Proyek Real Madrid Alvaro Arbeloa di Fulham Berujung Fiasco

Pelatih Fulham Alvaro Arbeloa memberi arahan kepada pemain di tepi lapangan Craven Cottage

Pelatih Fulham Alvaro Arbeloa memberi arahan kepada pemain di tepi lapangan Craven Cottage

Alvaro Arbeloa mengalami awal buruk bersama Fulham di Premier League 2026/2027. Fulham berada di posisi 18 atau zona degradasi setelah empat pekan. Tim London itu hanya mengumpulkan satu poin dari empat pertandingan.

Arbeloa bergabung dengan Fulham pada musim panas 2026. Ia meninggalkan Real Madrid setelah periode penuh gejolak sebagai pelatih. Sebelumnya, Arbeloa menangani Los Merengues sejak Januari menyusul pemecatan Xabi Alonso.

ALSO READ

Real Madrid menang 2-1 atas Inter Milan di laga perdana Liga Champions. Namun performa El Real justru mendapat kritik tajam dari media Spanyol.

Read More

Bayern Munich membuka peluang melepas Michael Olise di musim panas mendatang. Real Madrid dan PSG disebut-sebut sebagai peminat pemain Prancis itu.

Read More

Masa kerja Arbeloa di Real Madrid berjalan berat. Ia langsung tersingkir dari Copa del Rey oleh klub divisi dua, Albacete. Musim itu juga diwarnai perselisihan Tchouameni dan Valverde serta masalah dengan Kylian Mbappe.

Fulham belanja lebih dari 100 juta euro pada bursa transfer musim panas. Klub ini merekrut tiga pemain Real Madrid: Gonzalo Garcia, Cesar Palacios, dan Manuel Angel. Fulham juga mendatangkan Shea Charles dan David Affengruber.

Fulham Terpuruk di Zona Degradasi

Pelatih Fulham Alvaro Arbeloa memberi arahan kepada pemain di tepi lapangan Craven Cottage

Fulham menempati peringkat 18 klasemen Premier League dengan satu poin. Poin tunggal itu didapat dari hasil imbang 0-0 melawan Liverpool akhir pekan lalu. Hasil tersebut belum cukup mengangkat posisi Fulham dari zona merah.

Musim lalu Fulham finis di peringkat 11 Premier League. Target musim ini seharusnya lebih ambisius dari sekadar bertahan di liga. Namun performa empat pekan pertama menunjukkan situasi berbeda.

Media Inggris menyoroti sistem pertahanan Fulham sebagai titik lemah utama. Para pemain dinilai terlalu mudah dibaca saat menguasai bola. Rekrutan musim panas juga belum tampil sesuai ekspektasi.

Gonzalo Garcia baru mencetak satu gol sejak bergabung. Media Inggris melaporkan potensi ketegangan di ruang ganti Fulham. Kevin Carlos, Alex Iwobi, dan Emile Rowe-Smith disebut terlibat dalam situasi tersebut.

Ujian Berat Menanti Arbeloa

Arbeloa kini menghadapi tekanan besar di kursi pelatih Fulham. Posisinya mulai dipertanyakan setelah serangkaian hasil buruk. Manajemen Fulham belum memberikan pernyataan resmi soal masa depan Arbeloa.

Arbeloa punya pengalaman bermain di Premier League bersama Liverpool. Ia meninggalkan kesan baik selama berkarier di Inggris. Pengalaman itu diharapkan membantu Arbeloa membalikkan situasi Fulham.

Fulham akan menghadapi Manchester United pekan depan. Laga itu menjadi ujian berat bagi Arbeloa dan skuadnya. Hasil di pertandingan tersebut bisa menentukan arah musim Fulham.

Arbeloa mencatat rekor buruk di awal karier kepelatihannya di level profesional. Ia belum menemukan formula tepat bersama Fulham. Perjalanan panjang masih tersisa untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Submit Comment