Real Madrid meraih kemenangan 2-1 atas Inter Milan pada laga pembuka Liga Champions. Namun kemenangan itu justru menuai kritik dari berbagai media Spanyol. El Real dinilai tampil buruk meskipun berhasil memenangkan pertandingan.
Media Spanyol seperti AS, Mundo Deportivo, dan Marca menyoroti performa buruk Real Madrid. AS menyebut kemenangan ini sebagai "kemenangan yang diperlukan namun mengkhawatirkan". Mundo Deportivo menulis bahwa Real Madrid menang tapi tidak meyakinkan.
Lamine Yamal mencetak gol pembuka yang indah untuk Barcelona melawan Valencia di Mestalla. Gol spektakuler ini jadi sorotan La Liga.
Read MoreReal Madrid mengalahkan Inter Milan 2-1 pada laga perdana Liga Champions UEFA 2026/2027. Gol Kylian Mbappe dan Fede Valverde memastikan tiga poin di Bernabeu.
Read MoreInter Milan justru menguasai jalannya pertandingan di Bernabeu. Real Madrid tidak mampu mendominasi lawan di kandang sendiri. Mereka lebih mengandalkan serangan balik yang sebagian besar gagal berjalan mulus.
Thibaut Courtois menjadi pemain terbaik Real Madrid pada laga ini. Kiper Belgia itu tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting. Dua gol Madrid tercipta dari kesalahan lawan, bukan dari kerja sama tim yang apik.
Mourinho Dikritik soal Taktik
Jose Mourinho mendapat kritik karena keputusan taktiknya pada laga ini. Ia baru melakukan pergantian pertama pada menit ke-75. Pergantian itu dinilai lebih bersifat diplomatis daripada strategis.
Mourinho menarik Alexander-Arnold dan Brahim Diaz untuk memasukkan Tchouameni dan Diomande. Ia baru melakukan perubahan taktis saat menarik Vinicius Jr karena khawatir Inter bisa membalikkan keadaan. Ia bahkan harus menghentikan siulan fans dengan bertepuk tangan untuk Vinicius.
"Kami menang dan itu yang terpenting. Kami tahu masih banyak yang harus diperbaiki. Kami akan bekerja keras untuk menjadi lebih baik," ujar pelatih Real Madrid, Jose Mourinho.
Kekalahan dari Betis di Liga akhir pekan lalu membuat tekanan pada Mourinho semakin besar. Hasil ini seharusnya menjadi momentum kebangkitan. Namun Real Madrid justru menampilkan permainan yang jauh dari ekspektasi.
Daftar Masalah Real Madrid
Lini serang Real Madrid menunjukkan ketidakharmonisan pada laga ini. Para pemain depan gagal menunjukkan kerja sama yang solid. Dua gol yang tercipta lahir dari kesalahan pemain Inter, bukan dari konstruksi serangan yang bagus.
Courtois menjadi satu-satunya pemain yang mendapat pujian. Ia beberapa kali menyelamatkan gawang Madrid dari kebobolan. Tanpa penampilan gemilangnya, Real Madrid bisa saja kalah telak dari Inter.
Para pengamat menilai skuat Real Madrid belum bisa bermain sebagai tim yang kompak. Masalah ini sudah terlihat sejak awal musim. Kemenangan tipis ini justru mempertegas keraguan akan kemampuan mereka bertahan di kompetisi elite.
Real Madrid wajib segera memperbaiki performa mereka. Jadwal Liga Champions masih panjang dan persaingan sangat ketat. Jika permainan ini terus berlanjut, musim El Real bisa berakhir dengan kekecewaan.
Allez Paris
Submit Comment