|

OM Kalah dari Paris FC, PSG Jadi Ancaman Berikutnya

Pemain OM menunduk kecewa usai kalah dari Paris FC di Vélodrome

Pemain OM menunduk kecewa usai kalah dari Paris FC di Vélodrome

Olympique de Marseille mendapat peringatan keras di kandang sendiri. OM kalah 3-2 dari Paris FC pada pekan ketiga Ligue 1, Minggu (7/9) malam di Vélodrome. Ini menjadi kekalahan kedua Marseille dalam tiga laga awal musim.

Jadwal OM tak kunjung memberi kelonggaran. Klub asuhan Bruno Genesio akan menghadapi PSG di Vélodrome pada 20 September mendatang. Laga Classique itu bisa menjadi penentu nasib kedua tim di awal musim.

ALSO READ

PSG menjamu Slovan Bratislava di matchday 1 Liga Champions 2026/2027. Juara bertahan ini berburu kemenangan setelah start buruk di Ligue 1.

Read More

Lassine Sinayoko menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Marseille. Penyerang Paris FC mencetak hat-trick ke gawang OM pada laga tersebut. Sinayoko bahkan membuka keunggulan hanya 23 detik setelah pertandingan dimulai.

Gol kedua Sinayoko tercipta pada menit ke-19. Amine Gouiri sempat memberi harapan dengan dua gol balasan untuk Marseille. Namun Sinayoko kembali mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-86 untuk memastikan kemenangan Paris FC.

Genesio Sesali Kenaifan Timnya

Pemain OM menunduk kecewa usai kalah dari Paris FC di Vélodrome

"Kami menunjukkan kenaifan seperti tim anak-anak pada aksi penalti itu," ujar Bruno Genesio, pelatih OM. Ia menilai timnya gagal mengelola transisi dengan baik. Kesalahan individu kembali menjadi penyebab kekalahan tim.

Genesio menyoroti masalah konsistensi di lini belakang. Ia mengakui timnya masih rapuh saat menghadapi serangan balik cepat. Kehilangan bola di area berbahaya menjadi pekerjaan rumah besar bagi skuadnya.

Hasil ini membuat OM tertahan di papan tengah klasemen. Mereka kini mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan. Performa ini jauh dari ekspektasi tinggi yang dibawa masuk musim.

Sementara Paris FC justru menikmati momen kejayaan. Klub ibu kota itu naik ke peringkat kedua klasemen dengan tujuh poin. Kemenangan di Vélodrome menjadi hasil paling prestisius mereka musim ini.

Classique di Tengah Tekanan

PSG juga belum menunjukkan performa terbaik di Ligue 1 musim ini. Luis Enrique gagal meraih kemenangan dalam tiga laga pertama. Timnya hanya mengantongi dua hasil imbang dan satu kekalahan.

Classique akan menjadi ujian besar bagi kedua tim yang sedang tertekan. Jika PSG menang di Vélodrome, mereka akan menyalip OM di klasemen. Kekalahan justru bisa membuat situasi PSG semakin rumit.

OM punya jadwal padat sebelum menghadapi PSG. Mereka akan bertandang ke Rennes pada 11 September. Lalu ada laga Europa League melawan Besiktas di Turki pada 17 September.

Pertandingan Classique dijadwalkan pada Minggu, 20 September pukul 20.45 WIB. Kondisi mental kedua tim akan sangat menentukan hasil laga besar tersebut. Kekalahan kedua di Vélodrome dalam dua pekan bisa memicu krisis besar bagi OM.

Submit Comment