PSG memulai perjuangan mempertahankan gelar Liga Champions musim ini. Les Parisiens menerima Slovan Bratislava di Parc des Princes besok malam. Laga ini menjadi pembuka fase liga bagi juara bertahan.
Target PSG musim ini sangat jelas dan ambisius. Mereka ingin meraih gelar Liga Champions ketiga secara beruntun. Hanya tiga klub yang pernah mencapai prestasi tersebut dalam sejarah.
PSG bersiap mengumumkan perpanjangan kontrak Ousmane Dembele dan Desire Doue. Luis Campos sedang finalisasi kesepakatan. Kvaratskhelia juga dapat tawaran baru.
Read MoreAndy Diouf tampil gemilang di Inter Milan. Eks pemain muda PSG dan Rennes ini siap menembus skuad timnas Prancis Zinedine Zidane.
Read MoreReal Madrid menjadi klub pertama dengan lima gelar beruntun pada 1956-1960. Madrid juga mengulanginya pada 2016-2018 dengan tiga trofi. Ajax Amsterdam dan Bayern Munich juga pernah mencatatkan tiga kemenangan beruntun.
Luis Enrique memilih stabilitas sebagai kunci kesuksesan. Ia mempertahankan skuad inti yang sama dari dua musim terakhir. L'Equipe mencatat Luis Enrique menurunkan sebelas pemain yang sama di dua final.
Stabilitas Jadi Kunci Sukses
Real Madrid di era Zinedine Zidane menjadi contoh stabilitas tersebut. Madrid menurunkan sembilan pemain yang sama di final 2016, 2017, dan 2018. Luis Enrique mengikuti pola serupa dengan mempertahankan formasi utamanya.
Komposisi pemain PSG musim ini terlihat tidak berubah signifikan. Luis Enrique mempercayai para pilar yang telah membawa dua gelar sebelumnya. Keputusan ini mencerminkan keyakinan pelatih terhadap skuadnya.
Awal musim PSG memang belum menggembirakan dengan empat laga tanpa kemenangan. Namun klub Paris itu terbiasa tidak tampil sempurna di awal kompetisi. Dua gelar sebelumnya diraih PSG melalui jalur play-off.
L'Equipe menyebut PSG tetap menjadi favorit utama di Eropa. Pandangan itu didukung oleh konsistensi performa mereka dalam dua tahun terakhir. Tim asuhan Luis Enrique dianggap paling siap merebut trofi musim ini.
Persaingan dengan Arsenal dan Bayern
L'Equipe memprediksi duel modern antara PSG dan Arsenal di puncak Eropa. The Gunners menjadi pesaing serius setelah mencapai final musim lalu. Arsenal menunjukkan perkembangan pesat di bawah asuhan Mikel Arteta.
Bayern Munich dan Barcelona juga masuk dalam daftar favorit utama. Keempat klub itu dianggap berada di level berbeda dari tim lain. L'Equipe menilai persaingan akan didominasi oleh kuartet tersebut.
PSG tidak perlu banyak berubah untuk mempertahankan status favorit mereka. Pengalaman dan kualitas skuad menjadi modal utama menghadapi persaingan. Namun perjalanan menuju tiga gelar beruntun tetap penuh tantangan.
Laga melawan Slovan Bratislava menjadi ujian pertama bagi ambisi besar PSG. Kemenangan di Parc des Princes sangat penting untuk membangun momentum. Pasukan Luis Enrique siap memulai perburuan sejarah baru sepak bola Eropa.
Allez Paris
Submit Comment