Olympique Lyonnais berada di ambang kebangkrutan pada Juni lalu. Klub selamat setelah Michelle Kang menandatangani dokumen akuisisi. Tanda tangan itu terjadi tepat pada hari sidang DNCG.
Direktur umum OL, Michael Gerlinger, mengungkap fakta mengejutkan tersebut. Ia menyebut situasi keuangan klub sangat kritis pada akhir musim lalu. Kang menyelamatkan klub dari likuidasi.
PSG kalah 1-2 dari Monaco di Parc des Princes. Hasil ini membuat PSG tanpa kemenangan dalam tiga laga perdana Ligue 1 2026/2027.
Read MorePrediksi susunan pemain PSG vs Lille di Ligue 1 mulai terungkap. Ferran Torres diprediksi starter, sementara lini tengah masih menjadi tanda tanya.
Read MoreOL kehilangan pendapatan besar setelah gagal lolos ke Liga Champions. Klub kalah dari Fenerbahçe di babak play-off. Kekalahan ini memaksa OL menjual Malick Fofana di akhir bursa transfer.
Fofana akhirnya pindah ke Sunderland setelah menolak Crystal Palace. Proses transfer berjalan rumit dan memakan waktu lama. Kepindahan ini menjadi salah satu langkah penting untuk menyeimbangkan keuangan.
Gerlinger Beberkan Kondisi Keuangan
"Kami berhasil memenuhi semua kriteria DNCG dengan sempurna. Masalah utama kami terletak pada kas klub. Pada Juni, pemilik sebelumnya bangkrut dan Kang menandatangani surat pembelian pada hari sidang DNCG," ujar Direktur OL, Michael Gerlinger.
Gerlinger mengakui kerugian klub berkurang drastis dari 200 juta euro. Namun, ia tidak bisa menyebut angka pasti kerugian saat ini. Kondisi keuangan masih belum nol meski sudah membaik.
Kang telah menggelontorkan dana besar untuk menyelamatkan OL. Ia bukanlah dana investasi yang mencari untung cepat. Pemilik baru itu ingin membangun kembali klub secara perlahan.
Direktur olahraga Matthieu Louis-Jean menambahkan soal strategi transfer. OL menjual pemain senilai 70 juta euro di musim panas. Klub harus terus menciptakan nilai melalui pembelian dan penjualan pemain.
Target Pemulihan Tiga Tahun
Gerlinger menargetkan pemulihan finansial dalam tiga tahun ke depan. Kualifikasi Liga Champions akan mempercepat proses tersebut. Namun, OL hanya terpaut tiga sentimeter dari gol yang menentukan.
Klub kini harus fokus pada Liga Europa sesuai anggaran awal. Partisipasi di kompetisi Eropa tetap penting untuk pendapatan. OL masih bisa menjual pemain di bursa transfer yang masih buka.
Gerlinger menegaskan tidak ada kekhawatiran besar soal masa depan Eropa. UEFA sudah merencanakan musim depan dengan berbagai skenario. OL akan terus bekerja profesional untuk memperbaiki struktur klub.
Di atas lapangan, OL memulai Ligue 1 dengan baik. Tim meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang. Performa ini memberi harapan bagi masa depan klub di tengah krisis keuangan.
Allez Paris
Submit Comment