Proses akuisisi Bordeaux oleh Park Bench dan Sparta Capital resmi batal total. Fonds asal Amerika Serikat itu mengumumkan penarikan diri pada Sabtu (5/9). Keputusan ini diambil setelah FFF menolak permohonan Bordeaux turun ke National.
Krisis Bordeaux semakin dalam setelah kegagalan akuisisi ini. Klub yang bermarkas di Stade Matmut-Atlantique itu sebelumnya berjuang secara hukum selama satu bulan. Upaya banding ke FFF pun berakhir dengan penolakan dari Komite Eksekutif.
Penyerang Olympiacos, Ayoub El Kaabi, alami patah tulang usai benturan dengan kiper Volos FC. Pemain Maroko berusia 33 tahun itu harus menjalani pemulihan panjang.
Read MorePSG menjamu Monaco pada pekan ketiga Ligue 1 2026/2027. Luis Enrique menurunkan komposisi kejutan dengan Safonov di gawang dan Akliouche sebagai ujung tombak.
Read MorePark Bench menyatakan partisipasi di National jadi syarat mutlak investasi mereka. Mereka menilai risiko ekonomi terlalu besar jika harus memulai dari Regional 1. Beban utang yang ada dan kewajiban restrukturisasi menjadi pertimbangan utama.
Kegagalan ini membuat Bordeaux kembali ke tangan Gérard Lopez. Pemilik klub itu kini harus menghadapi ancaman likuidasi yang semakin nyata. Situasi keuangan klub disebut berada dalam kondisi paling kritis sepanjang sejarah.
Penjelasan Park Bench Soal Pembatalan
"Seperti yang kami katakan, tawaran kami bergantung pada partisipasi klub di National," ujar perwakilan Park Bench dalam pernyataan resmi. Mereka menegaskan tidak akan melanjutkan transaksi yang direncanakan. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan realitas ekonomi yang ada.
Park Bench menyebut syarat partisipasi di National bukan keputusan arbitrer. Mereka menilai sangat sulit mengoperasikan klub di Regional 1 dengan beban utang yang besar. Menjalankan bisnis klub dengan ketidakpastian itu dianggap tidak bertanggung jawab.
"Sangat sulit bagi pemilik mana pun menjalankan klub di Regional 1 dengan utang yang ada," jelas perwakilan Park Bench. Mereka menolak membuat janji yang tidak bisa ditepati dengan kepastian. Klub ini sudah terlalu sering dilanda ketidakpastian di masa lalu.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Park Bench memilih menghormati keputusan FFF. Mereka memahami peran dan wewenang institusi sepak bola Prancis. Penarikan diri ini dilakukan secara profesional tanpa memperpanjang konflik dengan federasi.
Dampak Batal Akuisisi bagi Bordeaux
Kegagalan akuisisi ini membuat Bordeaux kehilangan suntikan dana segar lebih dari 20 juta euro. Dana itu seharusnya digunakan untuk memastikan kelangsungan klub dalam beberapa musim ke depan. Tanpa investasi, masa depan Bordeaux berada dalam ancaman serius.
Bordeaux masih dibebani utang sekitar 5 juta euro atau setara Rp86 miliar. Utang itu berasal dari kewajiban pembayaran transfer pemain yang ditagih FIFA. Asosiasi yang dipimpin Jean-Louis Triaud juga harus mencari jalan keluar dari jeratan finansial ini.
Klub berjuluk Les Girondins itu kini berada di ambang kehancuran. Likuidasi judisial muncul sebagai skenario paling realistis dalam waktu dekat. Kondisi ini menjadi pukulan telak bagi salah satu klub bersejarah di Prancis.
Bordeaux sebelumnya pernah menjadi raksasa Ligue 1 dengan enam gelar juara. Kini mereka terancam tenggelam ke kasta amatir karena masalah finansial yang tak kunjung usai. Kepergian Park Bench dan Sparta Capital menutup pintu terakhir harapan selamat.
Allez Paris
Submit Comment