|

Luis Enrique Tak Bisa Jelaskan Kekalahan PSG dari Monaco

Luis Enrique bereaksi di pinggir lapangan saat PSG kalah dari Monaco di Parc des Princes

Luis Enrique bereaksi di pinggir lapangan saat PSG kalah dari Monaco di Parc des Princes

PSG menelan kekalahan kedua di awal musim Ligue 1 2026/2027. Mereka kalah 1-2 dari Monaco dalam laga di Parc des Princes, Jumat (4/9). Hasil ini membuat PSG belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan pertama liga.

Kekalahan ini terjadi di momen spesial bagi Luis Enrique. Pelatih asal Spanyol itu baru saja merayakan perpanjangan kontrak hingga 2030 sebelum laga. Ia menunjukkan tanda tangan kontrak barunya di tengah lapangan saat upacara pembukaan.

ALSO READ

Mika Godts langsung menyetujui pindah ke PSG setelah dihubungi Luis Campos. Ajax menerima tawaran 45 juta euro plus bonus untuk pemain sayap Belgia berusia 21 tahun itu.

Read More

Lucas Chevalier kembali mengancam posisi Matvey Safonov di bawah mistar PSG. Performa buruk Safonov dengan 8 gol kemasukan jadi pembuka peluang bagi Chevalier.

Read More

PSG sebenarnya mendominasi pertandingan dengan 23 tembakan ke gawang Monaco. Namun, mereka hanya mampu mencetak satu gol dari dominasi tersebut. Sebaliknya, Monaco hanya membutuhkan dua tembakan tepat sasaran untuk mencetak dua gol.

Statistik ini mencatatkan rekor buruk bagi PSG di era QSI. Ini pertama kalinya PSG tidak memenangkan tiga laga pertama Ligue 1 sejak kepemilikan investor asal Qatar. Situasi ini memicu pertanyaan tentang performa tim musim ini.

Pernyataan Luis Enrique Usai Laga

Luis Enrique bereaksi di pinggir lapangan saat PSG kalah dari Monaco di Parc des Princes

"Inilah yang selalu saya katakan, ini saat terburuk bagi pelatih," ujar Luis Enrique usai pertandingan. Ia mengaku menerima tanggung jawab penuh atas kekalahan ini. Pelatih PSG itu justru mengaku senang dengan apa yang dilihat di lapangan.

"Sepak bola terkadang tidak bisa dijelaskan dan kita harus menerimanya," kata Luis Enrique tentang kekalahan timnya. Ia menyebut PSG pantas menang berdasarkan jalannya pertandingan. Namun, ia mengakui tim belum berada di level terbaik di awal musim.

Luis Enrique melihat banyak hal positif dari penampilan anak asuhnya. Ia memuji mentalitas pemain yang terus berjuang meski hasil tidak berpihak. Pelatih asal Asturias itu menilai ini adalah salah satu momen tanpa keberuntungan yang biasa terjadi.

"Setiap tahun saya punya pertandingan seperti ini, dan ini salah satunya malam ini," jelas Luis Enrique soal kekalahan dari Monaco. Ia menekankan pentingnya persiapan untuk masa depan. Pelatih PSG itu meyakini Ligue 1 akan menjadi kompetisi yang menarik musim ini.

Masalah Taktis PSG Terungkap

Kekalahan ini menunjukkan pola masalah yang sama di setiap pertandingan PSG. Pertahanan tim terlalu sering meninggalkan pemain dalam situasi satu lawan satu. Hal ini menjadi celah yang dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol dengan efisiensi tinggi.

Luis Enrique kesulitan mengaklimatisasi elemen baru di lini serang. Pemain seperti Akliouche yang tampil di lapangan belum memberikan dampak signifikan. Padahal musim lalu, PSG mampu mengatasi banyak absensi pemain dengan baik.

PSG sebelumnya bisa menyelamatkan hasil imbang melawan Rennes dan Lille berkat mentalitas juara. Kali ini, tim justru ambruk setelah unggul 1-0 di babak pertama. Mereka kebobolan dua gol di babak kedua tanpa mampu membalas.

Kiper Monaco, Hradecky, dinobatkan sebagai pemain terbaik laga berkat penyelamatan gemilang. Ia menggagalkan banyak peluang emas PSG sepanjang pertandingan. Kegagalan ini menunjukkan PSG masih memiliki masalah dalam penyelesaian akhir di depan gawang.

Submit Comment