Matvei Safonov memulai musim bersama PSG dengan statistik mengkhawatirkan. Kiper Rusia ini sudah kebobolan 6 gol dari 9 tembakan tepat yang dihadapi. Catatan ini menjadi sorotan tajam setelah tiga pekan Ligue 1 bergulir.
PSG hanya kebobolan 9 tembakan tepat dari lawan-lawannya. Namun enam di antaranya berhasil menembus gawang Safonov. Artinya hanya 3 tembakan tepat yang mampu diamankan kiper asal Rusia itu.
Luis Enrique angkat bicara soal keputusan cadangkan Lucas Digne. Pelatih PSG tegaskan tak ada masalah dengan sang bek.
Read MorePSG disebut tertarik mendatangkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid di bursa transfer musim dingin. Atletico meminta 150 juta euro untuk sang pemain.
Read MoreKekalahan PSG dari Monaco (1-2) semakin memperburuk catatan Safonov. AS Monaco hanya melepaskan dua tembakan tepat ke gawang Paris. Kedua tembakan itu berakhir menjadi gol untuk tim tuan rumah.
Media Prancis L'Equipe memberikan nilai 3 dari 10 untuk penampilan Safonov. Penilaian ini menunjukkan betapa buruk performa kiper PSG di Stade Louis II. Tekanan mulai menghampiri kiper yang didatangkan pada musim panas lalu.
Kritik pada Kiper dan Pertahanan PSG
"Saya tidak bisa menyalahkan Safonov sepenuhnya atas semua gol yang terjadi. Pertahanan juga harus bertanggung jawab atas situasi ini. Kami harus bekerja lebih keras sebagai tim," ujar pelatih PSG, Luis Enrique.
Gol kedua Monaco yang dicetak Stanis Idumbo menjadi sorotan utama. Safonov gagal mengantisipasi tembakan keras dari sisi sempit. Sektor ini sebelumnya sudah terlihat sebagai kelemahan kiper Rusia tersebut.
PSG juga menunjukkan kerentanan tak biasa saat menghadapi serangan balik lawan. Tim asuhan Luis Enrique terlalu mudah ditekan dan memberikan ruang berbahaya. Akibatnya lawan bisa dengan leluasa melepaskan tembakan tepat ke gawang.
Statistik 6 gol dari 9 tembakan tepat sangat buruk untuk kiper sekelas PSG. Namun fakta di lapangan menunjukkan Safonov tidak sendiri dalam kesalahan ini. Pertahanan kolektif tim juga berkontribusi pada angka kebobolan yang tinggi.
Tekanan Menghampiri Safonov di PSG
PSG sebenarnya mencari kiper baru pada bursa transfer musim panas lalu. Suzuki hampir saja bergabung dengan Paris Saint-Germain. Namun akhirnya Matvei Safonov yang didatangkan untuk mengisi posisi penjaga gawang.
Ekspektasi terhadap kiper PSG sangat tinggi karena jarang mendapat kesempatan menggagalkan serangan. Mereka dituntut selalu siap dan sigap pada setiap tembakan lawan. Safonov belum mampu memenuhi tuntutan besar tersebut.
Kiper Rusia itu kini berada di bawah tekanan besar di awal musim. PSG masih mencari kemenangan perdana di Ligue 1 2026/2027. Posisi penjaga gawang bisa menjadi masalah utama jika performa Safonov tidak segera membaik.
Catatan kebobolan ini jelas tidak sesuai dengan ambisi besar PSG musim ini. Safonov harus segera menunjukkan peningkatan di pertandingan berikutnya. Jika tidak, spekulasi mengenai posisi kiper utama akan kembali menghantui tim Paris.
Allez Paris
Submit Comment