|

Kylian Mbappe Buka Suara Soal Ballon d'Or dan Kritik

Kylian Mbappe dalam konferensi pers Real Madrid bersama Jose Mourinho

Kylian Mbappe dalam konferensi pers Real Madrid bersama Jose Mourinho

Kylian Mbappe menghadiri konferensi pers Real Madrid pada Senin (7/9). Ia ditemani pelatih Jose Mourinho jelang laga Liga Champions melawan Inter Milan. Pemain Prancis itu menjawab berbagai pertanyaan dari media Spanyol.

Mbappe mengakui timnya sangat antusias menyambut kembali Liga Champions. Ia menegaskan semua pemain dalam kondisi prima. "Kami sangat senang kembali ke Liga Champions. Ini kompetisi yang selalu kami hadapi dengan motivasi tinggi," ujar Kylian Mbappe.

ALSO READ

PSG kalah 1-2 dari Monaco di Ligue 1. Marquinhos cetak gol di babak pertama, tapi dua gol Monaco di babak kedua membalikkan keadaan. PSG tanpa kemenangan dari tiga laga.

Read More

Matvey Safonov alami benturan keras di kepala saat pemanasan. Kiper PSG itu sempat terbaring dan akhirnya tetap tampil lawan Lille.

Read More

Pemain berusia 27 tahun itu juga ditanya soal ketidakcocokannya dengan Vinicius Jr. Ia menyebut itu hanya opini dari jutaan orang tentang Real Madrid. "Kami semua punya tujuan sama: meraih gelar," tegasnya.

Mbappe menolak memperdebatkan isu tersebut lebih jauh. Ia mengatakan tidak bisa mengontrol semua yang dibicarakan orang. "Kami mendengarkan, mencoba perbaiki diri, dan terus maju," imbuhnya.

Soal Kritik dan Ballon d'Or

Kylian Mbappe dalam konferensi pers Real Madrid bersama Jose Mourinho

Kritik soal kerja sama dengan Vinicius Jr terus menghantui Mbappe. Ia diminta untuk lebih berkontribusi dalam pertahanan tim. "Tentu kami harus berkembang, itu hal normal," jawab Mbappe.

Ia membandingkan dengan pemain PSG yang juga harus meningkatkan produktivitas. Namun Mbappe sadar dirinya perlu lebih baik lagi. "Saya mencetak lebih banyak gol dari pemain PSG, tapi mereka juga harus mencetak lebih banyak," ujarnya.

Mbappe optimistis Real Madrid akan meraih kesuksesan musim ini. Setelah dua tahun mengecewakan, ia yakin masa kejayaan akan kembali. "Saya hanya berpikir tentang pertandingan mendatang. Pengalaman saya mengatakan perjalanan masih panjang," katanya.

Soal Ballon d'Or 2026, Mbappe mengaku prestasinya musim panas lalu jadi modal besar. Ia mencetak sejarah di Piala Dunia sebagai top skor sepanjang masa. "Jalan masih panjang dan setiap orang bebas berpendapat siapa pemain terbaik," ucapnya.

Target Gol dan Trophi

Jose Mourinho mengungkapkan lebih suka Mbappe mencetak 40 gol dan meraih gelar. Ia tak terlalu mempermasalahkan jika Mbappe hanya mencetak 30 gol asal tim juara. Mbappe setuju dengan pernyataan pelatihnya itu.

"Saya juga setuju. Bahkan dengan 30 gol sekalipun. Ini bukan debat soal memilih antara gol atau gelar. Kita harus melakukan keduanya," jelas Mbappe.

Mbappe juga berbicara soal peran kepemimpinannya di Real Madrid dan timnas Prancis. Ia menjadi kapten di Les Bleus, tapi belum di klubnya saat ini. "Di dua konteks berbeda, saya harus terus berkembang sebagai pemain," tuturnya.

Ia mengaku banyak belajar dari berbagai pelatih untuk memahami situasi. Mourinho disebutnya sebagai pelatih yang bisa menginspirasi dan memotivasi tim. "Dia orang yang tahu cara menang dan menginspirasi timnya," pungkas Mbappe.

Submit Comment