|

AC Milan Ingin Singkirkan Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic duduk di bangku cadangan AC Milan dalam pertandingan Serie A.

Zlatan Ibrahimovic duduk di bangku cadangan AC Milan dalam pertandingan Serie A.

AC Milan berencana mengubah struktur organisasi klub secara menyeluruh. Langkah ini dipicu oleh hasil musim lalu yang mengecewakan. Pemilik klub, Gerry Cardinale, kini turun tangan langsung mengelola operasional harian.

Cardinale sebelumnya dikenal jarang terlibat dalam urusan klub. Ia kini sering mengunjungi Italia dan mengadakan pertemuan di Casa Milan. Perubahan ini menandai babak baru dalam manajemen Rossoneri.

ALSO READ

Leonardo Balerdi mendapat pujian setelah debut bersama AS Roma. Bek Argentina ini tampil solid saat lawan Atalanta dan disukai fans.

Read More

Randal Kolo Muani mendapat kritik pedas media Italia setelah tampil buruk melawan AC Milan. Pelatih Luciano Spalletti tetap memberi dukungan penuh pada striker Prancis tersebut.

Read More

Restrukturisasi besar-besaran telah dilakukan di jajaran direksi. Massimo Calvelli kini memegang peran sentral dalam operasional klub. Hendrik Almstadt dan Bobby Gardiner bertanggung jawab atas aspek olahraga.

Donato Lomonte ditunjuk memimpin departemen pencarian bakat. Sementara itu, Jovane Kirovski dan Vincenzo Vergine mempertahankan posisi mereka. Perubahan juga terjadi di kursi pelatih dengan hadirnya Ruben Amorim.

Posisi Ibrahimovic Terancam

Zlatan Ibrahimovic saat ini menjabat sebagai penasihat klub dengan pengaruh besar. Ia memiliki hubungan dekat dengan Cardinale dan sering menjadi penghubung utama. Namun, struktur baru bisa mengurangi peran pentingnya.

Cardinale ingin membangun sistem kerja kolektif di tubuh Milan. Setiap keputusan harus melalui diskusi dan persetujuan bersama. Tidak ada lagi ruang bagi satu figur dominan dalam pengambilan keputusan.

Rencana merekrut Kepala Bidang Sepakbola baru mengancam posisi Ibrahimovic. Markus Krösche disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk posisi tersebut. Kehadiran Krösche akan mengubah alur komando di sektor olahraga.

"Situasi ini memang sedang berkembang di dalam klub. Kami ingin membangun struktur yang lebih modern dan profesional. Semua posisi akan dievaluasi sesuai kebutuhan tim," ujar sumber internal AC Milan.

Revolusi Diam-Diam Cardinale

Cardinale melakukan revolusi diam-diam sejak akhir musim lalu. Ia tidak ingin mengulangi kesalahan masa lalu dengan manajemen longgar. Investasi besar di bursa transfer menjadi bukti keseriusan proyek barunya.

Milan mendatangkan Gonçalo Ramos, Diego Moreira, dan Mario Gila pada musim panas. Belanja pemain ini menunjukkan ambisi besar klub. Namun, keberhasilan transfer tidak cukup tanpa struktur manajemen yang kuat.

Kedatangan Head of Football baru akan menjadi langkah final restrukturisasi. Krösche memiliki pengalaman luas dalam manajemen olahraga di Jerman. Ia diharapkan membawa pendekatan profesional yang selama ini kurang di Milan.

Ibrahimovic tetap dihargai sebagai legenda klub oleh manajemen. Namun, pengaruhnya di ruang rapat mulai dipertanyakan. Peran barunya kemungkinan besar akan lebih bersifat seremonial ke depannya.

Submit Comment