Kylian Mbappe dipastikan absen membela timnas Prancis pada tiga laga Ligue Nations berikutnya. Kapten Prancis itu mengalami cedera lutut kiri saat mencetak gol kemenangan 1-0 atas Turki, Jumat malam. Cedera ini memaksa Zinedine Zidane kehilangan penyerang utama di lini serang.
Mbappe akan melewatkan pertandingan melawan Belgia, Italia, dan Belgia lagi. Absennya Mbappe menjadi pukulan bagi Zidane di awal masa kepelatihannya. Pelatih asal Prancis itu belum lama menerapkan ide permainannya di timnas Prancis.
Bayern Munich menang 5-0 atas Bodo/Glimt di matchday pertama Liga Champions. Musiala, Kane, Davies, dan Olise menjadi pencetak gol.
Read MoreKhvicha Kvaratskhelia masuk nominasi Ballon d'Or 2026. Pemain PSG ini yakin bisa menang meski tak ikut Piala Dunia.
Read MoreSaat melawan Turki, Zidane memakai formasi 4-3-3 dengan Mbappe di sisi kiri. Michael Olise bermain di kanan dan Ousmane Dembele di posisi tengah. Formasi ini belum sepenuhnya berjalan meski Prancis meraih kemenangan.
Zidane kini harus memikirkan ulang skema serangan tanpa Mbappe. Ada beberapa opsi pemain muda di lini depan. Setiap opsi memiliki karakter berbeda sesuai kebutuhan pertandingan.
Opsi Pertahankan Formasi 4-3-3
Opsi pertama adalah mempertahankan formasi 4-3-3 dengan pemain berbeda di sisi kiri. Désiré Doué menjadi pilihan alami setelah menggantikan Mbappe saat melawan Turki. Pemain PSG itu mampu bermain di sisi lapangan sekaligus masuk ke tengah.
Bradley Barcola juga menjadi opsi untuk mengisi posisi kiri. Pemain ini lebih mengandalkan kecepatan dan pergerakan ke ruang kosong. Zidane bisa memilih kesinambungan ketimbang mengubah sistem setelah satu laga.
Prancis sudah memperlihatkan pola serangan menarik meski isinya masih perlu diperbaiki. Melawan Turki, lini serang Prancis sempat kesulitan menciptakan peluang bersih. Perubahan pemain di sisi kiri diharapkan menambah variasi serangan.
Doué dan Barcola punya gaya berbeda dalam membangun serangan. Doué lebih teknis dan suka masuk ke tengah. Barcola lebih tajam dalam memanfaatkan ruang di belakang bek lawan.
Ubah Peran Pemain Depan
Opsi kedua adalah mengubah pembagian peran di lini depan. Zidane bisa memindahkan Dembele ke sisi kiri atau memberinya kebebasan lebih. Pemain lain kemudian ditempatkan di posisi tengah sebagai penyerang.
Rayan Cherki bisa menjadi bagian penting dalam skema ini. Saat melawan Turki, Cherki bermain sebagai gelandang penghubung. Ia dipasangkan dengan Olise untuk menyambungkan lini tengah dan lini serang.
Zidane memiliki beberapa pemain teknis untuk menutup produksi serangan Mbappe secara kolektif. Pendekatan ini tidak mencari pengganti langsung per posisi. Fokusnya adalah menciptakan serangan melalui kerja sama tim.
Tanpa Mbappe, tanggung jawab serangan bisa dibagi ke Dembele, Olise, Cherki, Doué, dan Barcola. Tantangannya bukan mencari Mbappe baru. Tantangannya adalah membangun serangan dengan cara berbeda.
Tiga laga berikutnya menjadi kesempatan Zidane menguji solusi ini. Ia juga bisa melanjutkan pembangunan timnas Prancis. Hasil pertandingan akan menjadi tolok ukur efektivitas skema baru.
Allez Paris
Submit Comment