Kylian Mbappe mengungkap alasan menolak Liverpool pada 2017. Ia memilih bergabung dengan PSG saat masih berusia 18 tahun. Keputusan itu diambilnya setelah diskusi panjang dengan agen dan ibunya.
Mbappe saat itu membela AS Monaco. Ia bertemu Jurgen Klopp dan eksekutif Liverpool di pesawat pribadi. Pertemuan berlangsung sambil terbang di atas Nice, Prancis selatan.
Daniel Riolo mengkritik pernyataan Luis Enrique yang menyebut mercato PSG exceptionel. Jurnalis RMC itu menilai tiga rekrutan anyar belum terbukti layak berseragam PSG.
Read MorePSG menghadapi Brest di Stade Francis-Le Blé pada laga Ligue 1 2026/2027. Nuno Mendes kembali setelah skorsing dan Dembélé menjadi andalan di lini serang.
Read MoreLiverpool berusaha keras membujuk Mbappe. Ibunya, Fayza Lamari, sangat ingin putranya pindah ke Anfield. Ia bahkan jatuh cinta pada atmosfer stadion Liverpool.
Mbappe akhirnya menolak tawaran Liverpool. Ia bergabung dengan PSG melalui skema pinjaman awal. Kesepakatan itu mencakup klausul pembelian wajib senilai 165,7 juta poundsterling.
Ibu Mbappe Ingin Anaknya ke Liverpool
"Saat itu saya bermain di Monaco. Saya harus mengambil keputusan. Dan ya, saya hampir ke Liverpool," kenang Mbappe kepada The Athletic. Ia menyebut ibunya penggemar berat Jurgen Klopp.
Fayza Lamari bahkan pergi ke Liverpool untuk tahap awal negosiasi. Ia mengunjungi kota dan stadion Anfield. Ia menonton beberapa pertandingan sendirian untuk merasakan atmosfer.
Ibunya terus membujuk Mbappe sepanjang proses negosiasi. Ia mengatakan Liverpool adalah klub luar biasa dan keluarga. Mbappe mengaku sempat tergoda dengan tawaran itu.
Mbappe mengakui hubungannya dengan Klopp berjalan baik. Ia menghormati pelatih asal Jerman itu. Namun ia punya pertimbangan lain dalam mengambil keputusan.
Mbappe Pilih PSG demi Kota Kelahiran
Mbappe mengaku tidak ingin meninggalkan Prancis sebelum menjadi seseorang. Ia ingin bermain di kota kelahirannya, Paris. Alasan itu menjadi faktor utama keputusannya.
"Saya tidak mendengarkan karena saya ingin bermain di kota saya, Paris. Saya tidak ingin meninggalkan negara saya sebelum saya menjadi seseorang," ujar Mbappe. Ia menegaskan keputusan itu demi kariernya.
Mbappe mengaku sempat berbicara dengan Klopp di dalam pesawat. Ia mengatakan Klopp tidak perlu meyakinkannya. Ia sadar Liverpool adalah klub besar dengan proyek menarik.
Pada akhirnya Mbappe memilih PSG. Ia merasa tidak ada yang lebih membahagiakan selain menjadi bintang di kampung halaman. Kini ia membela Real Madrid setelah meninggalkan PSG.
Allez Paris
Submit Comment