Real Madrid akhirnya bisa bernapas lega setelah hasil pemeriksaan cedera Kylian Mbappe keluar. Pemain Timnas Prancis itu mengalami hiperekstensi kapsul posterior lutut kiri. Cedera ini diprediksi hanya membuatnya absen 10 sampai 12 hari.
Mbappe dipastikan melewatkan tiga laga sisa Timnas Prancis pada jeda internasional ini. Dua pertandingan melawan Belgia dan satu laga kontra Italia harus dilewati. Kondisi ini awalnya membuat panik pihak Real Madrid.
Real Betis mengalahkan Real Madrid 1-0 lewat gol Troy Parrott. Kylian Mbappe gagal mengeksekusi penalti di masa injury time dalam kekalahan pertama Mourinho.
Read MoreProfil lengkap Mika Godts, winger baru PSG dari Ajax. Pemain Belgia ini direkrut dengan harga 45 juta euro untuk menggantikan Barcola.
Read MoreManajemen Real Madrid sempat khawatir cedera Mbappe jauh lebih parah. Mereka memperkirakan absen hingga beberapa pekan. Kabar baik ini pun disambut positif oleh staf pelatih Zinedine Zidane.
Mbappe sendiri dikabarkan kecewa tidak bisa membela negaranya di laga penting. Ia ingin menunjukkan performa terbaik di bawah asuhan pelatih baru. Namun, ia harus menerima kondisi fisiknya saat ini.
Real Madrid Sempat Cemas Berat
Media Spanyol AS melaporkan bahwa petinggi Real Madrid sempat sangat cemas. Mereka takut kehilangan Mbappe untuk waktu lama. Beberapa sumber bahkan menyebut ada kepanikan di ruang direksi.
Hasil pemeriksaan medis akhirnya meredakan ketegangan. Diagnosis hiperekstensi ringan membuat semua pihak lega. Manajemen Real Madrid disebut hampir membuka sampanye karena berita ini.
Situasi ini juga menguntungkan Mbappe dari sisi istirahat. Ia bisa memulihkan kondisi fisik tanpa tekanan pertandingan. Ia diprediksi siap tampil saat Real Madrid menghadapi Villarreal.
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, tentu berharap Mbappe kembali tepat waktu. Jadwal padat menanti setelah jeda internasional. Ia butuh sosok Mbappe untuk menjaga performa tim.
Jadwal Padat Menanti Real Madrid
Real Madrid akan menghadapi lima pertandingan dalam lima belas hari setelah jeda internasional. Lawan-lawan berat seperti Villarreal, Roma, Sevilla, Leipzig, dan Barcelona sudah menanti. Jadwal ini bisa menentukan arah musim mereka.
Mourinho sadar timnya butuh Mbappe dalam kondisi terbaik. Tanpa Mbappe, risiko krisis hasil negatif bisa muncul. Kehadiran Mbappe dianggap kunci untuk melewati periode sulit ini.
Jika Mbappe pulih sesuai perkiraan, ia akan menjadi amunisi utama Real Madrid. Kembalinya pemain bernomor punggung 10 itu memberi dampak besar pada lini serang. Real Madrid pun optimistis bisa melewati jadwal berat dengan hasil positif.
Allez Paris
Submit Comment