Jorge Jesus memicu kepergian Cristiano Ronaldo dari timnas Portugal. Keputusan itu diambil Ronaldo menjelang laga melawan Denmark di Liga Nations. Pelatih berusia 72 tahun tersebut menegaskan dirinya pemegang keputusan taktik.
Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan setelah tahu dirinya tidak masuk starting eleven. Ia juga sebelumnya hanya duduk di bangku cadangan saat Portugal mengalahkan Norwegia 2-1. Bintang Al-Nassr itu memilih meninggalkan skuad dengan jet pribadi pada malam hari.
Real Madrid memanas setelah Jose Mourinho dan Florentino Perez berselisih. Tensi muncul usai dua kekalahan dalam empat laga terakhir.
Read MoreZinedine Zidane diprediksi menurunkan duo PSG Ousmane Dembele dan Desire Doue saat Prancis vs Italia. Maghnes Akliouche berpeluang masuk dari bangku cadangan.
Read MoreKepergian Ronaldo mengakhiri karier internasionalnya bersama Portugal. Ia mencatat 234 caps dan 146 gol sepanjang 23 tahun membela Selecao. Ronaldo juga meraih Euro 2016 dan dua gelar Liga Nations.
Jorge Jesus resmi menjadi pelatih Portugal sejak musim panas 2026. Ia menggantikan Roberto Martinez di kursi kepelatihan. Sebelumnya ia melatih Benfica, Flamengo, dan Al-Hilal.
Sikap Tegas Jorge Jesus
Jesus membantah adanya masalah dengan Ronaldo di awal konferensi pers. Ia menyebut kehadiran Presiden Federasi Portugal Pedro Proenca di Denmark sebagai hal biasa. Namun ia kemudian menegaskan tidak ada pemain bisa mengubah keputusannya.
"Saya pelatih. Saya beri tahu pemain bahwa dia tidak akan bermain. Tidak ada pemain bisa mengubah keputusan saya. Tidak juga seorang presiden. Tidak pernah," ujar Jorge Jesus. Pernyataan itu mempertegas posisinya di depan publik Portugal.
Edu Aguirre dari El Chiringuito menyebut Ronaldo merasa dikhianati. Ia mengklaim Jesus berjanji meminta maaf secara publik kepada Ronaldo. Namun dalam konferensi pers, Jesus justru menyampaikan pernyataan berbeda.
Marca melaporkan Jesus dan Proenca sempat menyusul Ronaldo ke bandara. Keduanya berusaha membujuk Ronaldo untuk bertahan. Namun upaya itu tidak berhasil mengubah keputusan sang pemain.
Rekam Jejak Jesus pada Bintang Besar
Jesus dikenal tidak segan menyingkirkan pemain bintang selama karier kepelatihannya. Saat melatih Al-Hilal, ia mencoret Neymar dari daftar pemain Liga Saudi. Jesus menyebut kondisi fisik Neymar tidak lagi menunjang penampilan terbaiknya.
"Neymar tidak akan didaftarkan untuk liga. Kebenarannya, secara fisik Neymar tidak bisa lagi bermain di level yang kita biasa lihat," ujar Jorge Jesus. Pernyataan itu disampaikan pada Januari 2025 di hadapan media.
Pada periode keduanya di Benfica, Jesus menyingkirkan Pizzi dari tim utama. Pizzi adalah pemain idola suporter dan pemimpin ruang ganti Aguias. Jesus disebut mengambil keputusan itu karena perbedaan pribadi.
Jesus juga pernah berselisih dengan Oscar Cardozo pada final Piala Portugal 2013. Penyerang Paraguay itu mendorong pelatihnya karena tidak terima ditarik keluar lebih awal. Kini Ronaldo menyusul deretan bintang yang merasakan sikap tegas Jesus.
Allez Paris
Submit Comment