Mika Godts belum mengubah hierarki lini serang PSG sejak direkrut musim panas. Pemain muda Belgia itu masih puas dengan menit bermain terbatas. Menurut L'Équipe, dampaknya belum cukup mendorong Khvicha Kvaratskhelia tampil lebih baik.
Persaingan di lini depan PSG sangat ketat. Luis Enrique punya banyak opsi dan sering merotasi pemain sejak awal musim. Ousmane Dembélé, Ferran Torres, Désiré Doué, Khvicha Kvaratskhelia, Maghnes Akliouche, dan Mika Godts bersaing untuk posisi ofensif.
OM menjamu Paris FC di Vélodrome dalam lanjutan Ligue 1 2026. Tim tamu datang dengan rekor impresif tanpa kebobolan, sementara tuan rumah incar poin penuh.
Read MoreLuis Enrique mencoret Lucas Digne dari skuat PSG untuk laga melawan Monaco. Pelatih asal Spanyol itu menilai bek kiri Prancis terlalu mudah menerima peran sebagai cadangan.
Read MoreGodts saat ini berada di urutan belakang. Data Opta mencatat ia tampil di lima laga awal Ligue 1. Namun semuanya sebagai pemain pengganti.
Godts baru mengumpulkan 117 menit di Ligue 1. Ia menyumbang satu assist dalam periode itu. Tambahan waktu ia dapat saat masuk melawan Slovan Bratislava di Liga Champions.
Godts Sulit Tekan Kvaratskhelia
Total menit Godts bersama PSG mencapai sekitar 145 menit di semua kompetisi. Dari situ, staf PSG menilai kontribusinya belum cukup. Ia dinilai belum memberi tekanan berarti pada Kvaratskhelia.
L'Équipe menyebut integrasi Godts berjalan lebih lambat. Prosesnya berbeda dari Ferran Torres dan Maghnes Akliouche. Namun pihak internal PSG tidak merasa khawatir.
PSG menganggap adaptasi Godts hanya soal waktu. Luis Enrique tetap memilih opsi ofensif lain saat ini. Ferran Torres cepat menonjol lewat torehan golnya.
Ousmane Dembélé tetap menjadi bagian utama rencana Paris. Désiré Doué juga masih di atas Godts dalam hierarki. Doué bertahan meski awal musimnya tidak mudah.
Rotasi Ketat Luis Enrique
Luis Enrique memperketat persaingan musim ini. Kvaratskhelia dan Doué pernah memulai laga dari bangku cadangan. Dembélé juga sempat diistirahatkan.
Sejumlah pemain inti merasakan statusnya tergoyang sementara. Langkah itu sengaja diambil Luis Enrique. Tujuannya mencegah pemain nyaman dengan posisinya.
Tantangan Godts kini jelas. Ia harus memanfaatkan menit bermain dari Luis Enrique. Pemain berusia 21 tahun itu perlu menjadi alternatif nyata di lini depan.
Godts masih punya waktu untuk berkembang. Namun ia perlu lebih cepat menunjukkan ketajaman. Tanpa itu, statusnya hanya bertahan sebagai pelapis di skuad PSG.
Allez Paris
Submit Comment