PSG memulai proses pemecatan terhadap pencari bakat Paulo Gonçalves. Ia bekerja di pusat pelatihan klub dan menjadi anggota CSE. Proses ini terkait dugaan pelanggaran berat menurut laporan L'Équipe.
Gonçalves sebelumnya menjadi sumber laporan yang memicu penyelidikan terhadap Yohan Cabaye. Cabaye menjabat direktur olahraga pusat pelatihan PSG. Kasus itu terjadi pada musim lalu.
PSG menang 2-1 atas Marseille, Zaïre-Emery forfait di Timnas Prancis karena cedera adduktor. Akliouche dipanggil sebagai pengganti.
Read MoreAchraf Hakimi kesulitan kembali ke performa terbaik di PSG akibat cedera panjang musim lalu. Luis Enrique berencana memberi jadwal istirahat agar sang bek pulih total.
Read MorePertemuan awal sudah digelar dan CSE telah diberi tahu soal prosedur ini. Gonçalves berstatus pekerja terlindungi karena duduk di CSE. Pemecatannya harus melewati prosedur khusus melibatkan inspeksi ketenagakerjaan.
PSG menugaskan lembaga eksternal menyelidiki sejumlah laporan soal kondisi kerja. Hasil penyelidikan menyoroti perilaku Gonçalves yang dinilai agresif terhadap sejumlah rekan kerja. Temuan itu mendorong klub memulai proses disipliner.
PSG Klaim Tangani Laporan Secara Serius
PSG menyatakan menangani laporan soal kondisi kerja secara ketat dan adil. Klub akan menempuh prosedur diperlukan bila temuan dinilai cukup serius. PSG menolak berkomentar lebih jauh soal kasus individu ini.
Laporan Gonçalves ikut memicu penyelidikan internal terhadap Yohan Cabaye. Sejumlah karyawan diperiksa dalam konteks keluhan soal manajemen dan kondisi kerja. Inspeksi ketenagakerjaan juga mendatangi Campus PSG.
Penyelidikan itu berujung pada peringatan untuk Yohan Cabaye. Meski demikian, Cabaye tetap mempertahankan jabatannya. Hasil ini menjadi latar penting dalam sengketa terbaru di pusat pelatihan.
Pihak Gonçalves menilai perannya dalam laporan lama ikut memengaruhi proses terhadapnya. Namun, PSG membantah ada keterkaitan antara kedua kasus tersebut. Sampai kini, belum ada bukti resmi soal hubungan itu.
Situasi di Rekrutmen Makin Panas
Situasi ini muncul di tengah gejolak di sektor rekrutmen pusat pelatihan. Akhir Agustus, L'Équipe melaporkan kepergian Omar Allel ke Paris FC. Laporan itu juga menyebut Gonçalves sudah lama menjalani cuti sakit.
Proses saat ini belum berarti pemecatan resmi. Status Gonçalves sebagai pekerja terlindungi membuat kasusnya harus melewati sejumlah tahap hukum. Pemutusan kontrak baru bisa berlaku setelah semua tahap itu selesai.
PSG belum memberi keterangan resmi soal hasil akhir proses ini. Klub menegaskan komitmennya menangani setiap laporan kondisi kerja. Perkembangan kasus ini masih akan dipantau publik sepak bola Prancis.
Allez Paris
Submit Comment