Fabian Ruiz pasang target tinggi di Ballon d'Or 2026 setelah musim penuh trofi. Gelandang PSG itu terbuka soal ambisi individunya. Ia berbicara kepada Radioestadio Noche dan AS.
Fabian Ruiz menyebut dirinya pemain paling banyak meraih gelar. Ia hampir memenangi semua trofi bersama klub dan timnas. Ia berharap pencapaian itu mendapat pengakuan.
PSG hadapi Monaco di Ligue 1 tanpa Lucas Digne. Luis Enrique panggil Dembelle dan kiper keempat Vignaud. Ini laga penting untuk raih kemenangan pertama.
Read MoreOM berpotensi dicaplok investor Timur Tengah setelah Frank McCourt membuka peluang divestasi. Iran, Oman, Kuwait, dan UEA masuk radar.
Read MoreIa mengaku senang namanya masuk pembicaraan Ballon d'Or. Fabian Ruiz menilai hal itu bentuk pengakuan atas kerja kerasnya. Ia ingin finis setinggi mungkin di klasemen akhir.
Fabian Ruiz memilih tidak melancarkan kampanye terbuka. Ia menyerahkan hal itu kepada pihak lain. Ia lebih fokus pada performa di lapangan.
Meraih Tujuh Gelar
"Le Ballon d'Or ? Eh bien, pourquoi pas ? La vérité, c'est que, collectivement, j'ai été le joueur le plus titré," ujar Fabian Ruiz. Ia menyebut sudah meraih tujuh gelar dalam beberapa tahun terakhir. Ia menganggap Ballon d'Or trofi impian setiap pemain.
Fabian Ruiz menilai gelandang dan bek sama pentingnya dengan penyerang. Ia mencontohkan Modric dan Rodri sebagai pemenang sebelumnya. Keduanya membuktikan pemain non-penyerang bisa meraih trofi itu.
Ia berharap suatu hari bisa meraih gelar individu. Fabian Ruiz menegaskan tahun ini ia paling banyak menang. Ia ingin trofi individu melengkapi kesuksesan kolektifnya.
Peluang Fabian Ruiz masuk daftar kandidat terbuka lebar. Penampilannya bersama PSG dan timnas Spanyol jadi modal. Pengumuman pemenang masih dinantikan.
Peran Besar Sang Ibu
Fabian Ruiz tidak melupakan peran keluarga dalam kariernya. Ia memberi penghormatan khusus kepada ibunya. Ia menyebut sang ibu berjasa atas semua pencapaiannya.
"Tout ce que je suis et tout ce que j'ai accompli, je le dois à ma mère," ujar Fabian Ruiz. Ia mengakui pengorbanan ibunya sangat besar. Ia ingin membalasnya lewat prestasi.
Pernyataan itu menunjukkan sisi lain Fabian Ruiz. Ia tetap rendah hati meski meraih banyak trofi. Ia sadar kesuksesan tidak lepas dari dukungan keluarga.
Fabian Ruiz akan terus berusaha tampil konsisten bersama PSG. Ambisinya di Ballon d'Or 2026 masih terbuka. Publik menantikan hasil akhir kompetisi individu tersebut.
Allez Paris
Submit Comment