PSG merekrut Mika Godts dari Ajax Amsterdam pada musim panas 2026. Pemain Belgia berusia 21 tahun itu dibeli dengan nilai 55 juta euro termasuk bonus. Ia dikontrak hingga 2031.
Godts didatangkan untuk menambah opsi di lini serang PSG. Sektor itu berkurang setelah kepergian Kang-in Lee, Goncalo Ramos, dan Bradley Barcola. Luis Enrique dan Luis Campos sepakat memilih Godts sebagai pengganti.
Luis Enrique menargetkan PSG masuk delapan besar fase grup Liga Champions. Pelatih PSG itu sadar tantangan berat untuk menghindari babak playoff.
Read MorePSG menjamu Slovan Bratislava di Parc des Princes pada laga perdana Liga Champions. Luis Enrique panggil skuad hampir lengkap dengan kembalinya Digne dan Nuno Mendes.
Read MoreBersama Ajax musim lalu, Godts mencatat 17 gol dan 15 assist dari 44 laga. Performa itu tidak cukup membawanya ke Piala Dunia 2026. Pelatih Belgia saat itu, Rudi Garcia, tidak memilihnya.
Godts mengaku senang bergabung dengan PSG. Ia menyebut Paris sebagai klub besar dan ingin belajar banyak. Ia juga siap bermain di posisi mana pun sesuai permintaan pelatih.
Menit Bermain Minim di Awal Musim
Godts belum mencetak gol sejak bergabung dengan PSG. Ia hanya menyumbang satu assist saat melawan Lille. Ia belum pernah menjadi starter di semua kompetisi.
Luis Enrique memberi Godts menit bermain terbatas. Ia tampil 26 menit di Liga Champions melawan Slovan Bratislava. Di Ligue 1, ia bermain 118 menit dari lima penampilan.
Media Prancis menilai penampilan Godts belum sesuai harapan. L'Equipe memasukkan pemain Belgia itu ke daftar flop awal musim Ligue 1. Kritik utama adalah kontribusinya belum terlihat nyata.
L'Equipe menulis Godts belum memberi tekanan berarti bagi Khvicha Kvaratskhelia. Luis Enrique disebut menuntut lebih banyak dari pemain muda itu. Namun staf PSG yakin Godts hanya butuh waktu adaptasi.
Peluang di Timnas Belgia
Godts masuk daftar pertama pelatih baru Belgia, Mark Van Bommel. Media Belgia menyebut posisi sayap kiri masih terbuka. Jeremy Doku diragukan tampil karena cedera.
Godts berpeluang besar mengisi slot sayap kiri Belgia. Ia akan menghadapi Italia, Prancis, dan Turki dalam laga internasional. Kesempatan itu bisa membantunya menemukan performa terbaik.
Media Belgia menyoroti ketajaman Godts yang belum stabil. Het Nieuwsblad mencatat dua tembakan Godts justru mengenai staf pelatih dan tiang gawang dalam sesi latihan. Penyelesaian akhirnya dinilai belum rapi.
Godts bertekad membuktikan kualitasnya bersama PSG. Ia bahkan membangun gym pribadi di rumahnya di Paris. Penampilannya melawan Marseille pekan lalu menunjukkan tanda perbaikan.
Allez Paris
Submit Comment