|

Cedera Mbappe Ringan, Real Madrid dan Prancis Bernapas Lega

Kylian Mbappe memegang lutut kiri saat meninggalkan lapangan dalam laga Prancis melawan Turki

Kylian Mbappe memegang lutut kiri saat meninggalkan lapangan dalam laga Prancis melawan Turki

Cedera Kylian Mbappe saat membela Timnas Prancis melawan Turki menjadi perhatian Real Madrid dan publik sepak bola Eropa. Penyerang berusia 27 tahun itu ditarik keluar setelah mencetak gol karena mengalami masalah pada lutut kiri. Zinedine Zidane langsung mengonfirmasi bahwa Mbappe tidak akan melanjutkan sisa pertandingan.

Mbappe meninggalkan lapangan dengan ekspresi menahan sakit sambil memegang lutut kirinya. Ia sempat terjatuh tepat setelah golnya sebelum meminta pergantian pemain. Pelatih Timnas Prancis, Zinedine Zidane, memilih tidak mengambil risiko dengan kondisi kapten timnya.

ALSO READ

PSG menghadapi Brest di Stade Francis-Le Blé pada laga Ligue 1 2026/2027. Nuno Mendes kembali setelah skorsing dan Dembélé menjadi andalan di lini serang.

Read More

Valencia menunjuk Javier Aguirre sebagai pelatih baru setelah memecat Carlos Corberan. Pelatih Meksiko itu dikontrak sampai akhir musim dengan opsi perpanjangan.

Read More

Setelah pertandingan, Mbappe langsung kembali ke Madrid untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Real Madrid mengirimkan pernyataan resmi terkait hasil tes medis terhadap pemain bintangnya. Klub merengue memastikan kondisi Mbappe akan terus dipantau secara intensif.

Hasil pemeriksaan menunjukkan Mbappe mengalami hiperekstensi kapsul posterior pada lutut kiri. Real Madrid menyatakan cedera ini tidak memerlukan tindakan operasi. Klub belum memberikan estimasi pasti waktu pemulihan sang pemain.

Real Madrid Keluarkan Pernyataan Resmi

"À l'issue des examens effectués aujourd'hui par le service médical du Real Madrid sur notre joueur Kylian Mbappe, une hyperextension de la capsule postérieure du genou gauche a été diagnostiquée. Son état sera suivi de près," demikian pernyataan resmi Real Madrid. Klub merengue memilih bersikap hati-hati dalam menangani cedera pemain kunci mereka.

Media Spanyol Cope melaporkan Mbappe akan absen selama dua minggu ke depan. Periode tersebut bertepatan dengan berakhirnya jeda internasional. Artinya, Mbappe diprediksi tidak melewatkan satu pun pertandingan kompetitif bersama Real Madrid.

Harian AS bahkan menyebut Mbappe hanya membutuhkan waktu pemulihan sekitar 10 hari. Laporan tersebut menyebut kondisi ini sebagai "falsa alarma" atau alarm palsu. Kedua laporan ini memberikan optimisme bagi Real Madrid dan Timnas Prancis.

Jika prediksi tersebut akurat, Mbappe akan siap tampil saat Real Madrid kembali berlaga di La Liga. Pelatih Real Madrid dapat bernapas lega karena tidak kehilangan pemain utama dalam waktu lama. Timnas Prancis juga bisa tenang menghadapi agenda berikutnya.

Agenda Padat Real Madrid Menanti

Real Madrid menghadapi jadwal padat pada Oktober 2026 dengan pertandingan di La Liga dan Liga Champions. Los Blancos akan menjamu Villarreal di La Liga pada 10 Oktober. Setelah itu, mereka menerima Sevilla pada 18 Oktober di kompetisi yang sama.

Di Liga Champions, Real Madrid bertandang ke markas AS Roma pada 14 Oktober. Mereka kemudian menjamu RB Leipzig pada 21 Oktober di kompetisi Eropa. Puncaknya, El Clasico melawan FC Barcelona di Catalunya pada 25 Oktober.

Kondisi Mbappe menjadi kunci bagi Real Madrid dalam menghadapi rangkaian laga berat tersebut. Ketersediaan penyerang asal Prancis itu sangat menentukan kekuatan lini serang tim. Kini, semua pihak menunggu perkembangan terbaru kondisi lutut kiri Mbappe.

Cedera ini menjadi pukulan ringan bagi Timnas Prancis menjelang laga-laga berikutnya. Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan cedera Mbappe tidak serius. Real Madrid dan Prancis berharap Mbappe bisa segera kembali merumput.

Submit Comment