|

AC Milan Siapkan Dua Perpisahan Demi Hemat 10 Juta Euro

Fikayo Tomori dan Ruben Loftus-Cheek pemain AC Milan saat latihan bersama tim

Fikayo Tomori dan Ruben Loftus-Cheek pemain AC Milan saat latihan bersama tim

AC Milan menyiapkan perombakan besar pada skuadnya menjelang bursa transfer mendatang. Manajemen Rossoneri memutuskan tidak memperpanjang kontrak Fikayo Tomori dan Ruben Loftus-Cheek. Kedua pemain itu terikat kontrak hingga Juni 2027.

Keputusan ini diambil dengan tujuan finansial. Kepergian Tomori dan Loftus-Cheek menghemat hampir 10 juta euro gaji bruto per musim. La Gazzetta dello Sport melaporkan langkah itu sebagai bagian dari efisiensi anggaran klub.

ALSO READ

Bradley Barcola menuntaskan tes medis untuk kepindahan ke Liverpool. PSG dan Liverpool tinggal mengumumkan transfer penyerang berusia 23 tahun itu.

Read More

Kylian Mbappe dihukum bayar 60.000 euro ke PSG oleh pengadilan banding Paris. Putusan ini buntut sitaan rekening PSG pada April hingga Mei 2025.

Read More

Tomori berpotensi meninggalkan Milan pada bursa transfer musim dingin. Loftus-Cheek diperkirakan baru pergi pada musim panas tahun depan. Perbedaan waktu itu terkait dengan kebutuhan skuad dan pasar pemain.

Keputusan ini juga dipengaruhi peran kedua pemain dalam rencana Ruben Amorim. Baik Tomori maupun Loftus-Cheek tidak lagi menjadi pilihan utama pelatih asal Portugal tersebut. Milan ingin memberi ruang bagi pemain sesuai proyek Amorim.

Tomori Kehilangan Tempat di Skuad

Fikayo Tomori mencatat 214 penampilan bersama AC Milan sejak bergabung. Ia berperan penting saat Milan meraih gelar Serie A 2022. Namun, performanya menurun dalam beberapa musim terakhir.

Tomori sempat dicoret dari skuad Milan pada musim panas 2026. Ia kemudian dikembalikan ke tim, tetapi belum bermain satu menit pun musim ini. Situasi itu membuat masa depannya di San Siro semakin tidak jelas.

Bek berusia 28 tahun itu masih punya nilai jual di pasar transfer. Milan ingin melepasnya lebih cepat untuk menghindari kehilangan gratis. Ketertarikan dari klub lain dikabarkan mulai muncul pada bursa musim dingin.

Perginya Tomori akan membuka ruang bagi bek baru sesuai skema Amorim. Milan disebut tengah memantau beberapa bek muda Eropa. Langkah ini bagian dari regenerasi lini belakang Rossoneri.

Loftus-Cheek Gagal Meyakinkan Amorim

Ruben Loftus-Cheek juga kesulitan menembus starting XI Milan musim ini. Ia hanya mencatat satu penampilan sebagai starter dalam empat laga terakhir. Amorim menilai kontribusinya belum sesuai harapan.

Amorim sempat memuji kualitas fisik dan teknis Loftus-Cheek. Namun, pelatih itu menyoroti kurangnya keterlibatan gelandang asal Inggris tersebut dalam permainan. Kritik itu menjadi sinyal bahwa Loftus-Cheek tidak masuk rencana jangka panjang.

Milan berencana melepas Loftus-Cheek pada musim panas 2027. Kontraknya berakhir Juni 2027, sehingga Milan masih bisa mendapat kompensasi. Klub Serie A lain dan tim Premier League disebut berminat pada gelandang 30 tahun itu.

Dana hasil penghematan gaji akan dipakai Milan untuk merekrut pemain baru. Manajemen ingin mendatangkan profil sesuai kebutuhan Amorim. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Rossoneri di Serie A dan Eropa.

Submit Comment