Désiré Doué tampil impresif saat timnas Prancis melawan Belgia. Zinedine Zidane memberi kepercayaan penuh kepada pemain muda PSG tersebut. Performa itu menjadi modal berharga bagi Luis Enrique di PSG.
Timnas Prancis kehilangan Kylian Mbappe karena cedera lutut. Zidane merombak lini serang dan memasang Doué sebagai starter. Keputusan itu terbukti tepat dalam laga melawan Belgia.
Matvey Safonov akhirnya menjadi kiper nomor satu PSG setelah mengalahkan Lucas Chevalier. Ia mengaku tak pernah ragu meski harus bersaing ketat di bawah mistar.
Read MoreOM vs PSG tersaji di Vélodrome pada pekan kelima Ligue 1. Marseille krisis empat kekalahan beruntun, PSG buru kemenangan ketiga beruntun.
Read MoreDoué mencatatkan penampilan terbaiknya bersama timnas Prancis. Dribel, pergerakan, dan pilihan umpannya berjalan efektif. Ia hanya kurang satu gol untuk menyempurnakan performanya.
Laga melawan Belgia berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Prancis. Doué menjadi salah satu pemain paling menonjol di pertandingan tersebut. Penampilan ini menjadi titik balik musim 2026-2027 bagi dirinya.
Awal Musim Doué Belum Maksimal
Doué memulai musim 2026-2027 dengan performa kurang optimal. Ia belum mencetak gol dan hanya mencatatkan satu assist. Kondisi ini membuat Luis Enrique menantikan kebangkitan pemain berusia 21 tahun itu.
Performa bersama timnas Prancis memberi Doué kepercayaan diri baru. Ia kembali menunjukkan kualitas sebagai gelandang serang berbakat. Kebangkitan ini menjadi kabar baik bagi lini tengah PSG.
Luis Enrique ingin Doué berkembang ke peran lebih dalam. Pelatih PSG menilai Doué bisa menjadi pemain lebih lengkap. Posisi baru itu disebut mampu membuatnya tampil lebih kuat.
Doué kini menjadi pemain kunci di PSG maupun timnas Prancis. Ia diproyeksikan sebagai pengganti jangka panjang peran Kylian Mbappe. Perkembangan pesatnya membuat posisinya semakin sulit tergantikan.
Dampak bagi PSG di Ligue 1
Kebangkitan Doué menambah opsi serangan PSG di Ligue 1. Luis Enrique bisa merotasi pemain depan tanpa kehilangan kualitas. Hal ini penting mengingat padatnya jadwal kompetisi musim ini.
PSG membutuhkan kontribusi gol dan assist dari lini kedua. Doué dinilai mampu mengisi peran tersebut dengan baik. Kombinasinya dengan pemain depan PSG menjadi ancaman baru bagi lawan.
Zidane secara tidak langsung membantu Luis Enrique melalui keputusannya di timnas. Kepercayaan Zidane membuat Doué kembali menemukan performa terbaik. Dampaknya akan segera terasa saat Doué kembali ke Paris.
Perkembangan Doué menjadi salah satu cerita menarik musim ini. Ia menunjukkan potensi besar sebagai pemain muda Prancis. PSG berharap tren positif ini berlanjut di kompetisi domestik dan Eropa.
Allez Paris
Submit Comment