Ballon d'Or 2026 kembali menjadi perdebatan panas setelah voting resmi ditutup. Lamine Yamal disebut kembali menjadi favorit utama peraih trofi itu. Persaingan berlangsung ketat sejak musim lalu berakhir.
Lamine Yamal menjalani musim hebat bersama Barcelona. Pemain 19 tahun itu juga menjuarai Piala Dunia bersama Spanyol. Dukungan dari banyak pihak memperkuat peluangnya meraih Ballon d'Or.
Jose Mourinho berhasil kuasai ruang ganti Real Madrid. Mbappe dan Vinicius tunduk pada metode Special One. Alonso dan Arbeloa sebelumnya gagal.
Read MoreOM menjamu PSG di Ligue 1 dengan modal empat kekalahan beruntun. PSG belum meyakinkan meski menang dua laga terakhir.
Read MoreHarry Kane sebelumnya menjadi kandidat terkuat menurut para bandar taruhan. Penyerang Bayern Munich itu sempat unggul jauh atas Lamine Yamal. Namun posisinya kini tergeser di bursa.
Kylian Mbappe juga ikut bersaing memperebutkan trofi bergengsi ini. Ia sempat dianggap terlalu terbuka soal ambisi meraih Ballon d'Or. Hal itu disebut memicu ketegangan dengan Ousmane Dembele.
Voting Ditutup, Yamal Kembali di Puncak
Voting Ballon d'Or 2026 resmi ditutup pada Selasa. Pemenang sudah ditentukan melalui surat suara. Pengumuman juara dijadwalkan pada 26 Oktober mendatang.
Media Spanyol melaporkan Lamine Yamal kembali memimpin bursa bandar taruhan. Peluangnya mencapai 45 persen untuk meraih trofi. Harry Kane turun ke posisi kedua dengan 42 persen.
Sebelumnya Harry Kane unggul dengan 56 persen peluang menang. Lamine Yamal hanya punya 28 persen peluang saat itu. Perubahan besar terjadi dalam beberapa jam terakhir.
Perubahan ini diduga akibat kemenangan Spanyol atas Inggris 3-2. Lamine Yamal mencetak gol pembuka dalam laga tersebut. Harry Kane gagal mengeksekusi penalti penting di pertandingan itu.
Dukungan Mengalir untuk Lamine Yamal
Banyak pesepakbola terbuka mendukung pencalonan Lamine Yamal. Ia dinilai tampil impresif di laga-laga besar. Dukungan itu menjadi modal kuat menjelang pengumuman pemenang.
Ousmane Dembele bersikap lebih altruistis dalam pernyataannya. Ia bahkan membuka peluang rekannya di PSG, Khvicha Kvaratskhelia, meraih Ballon d'Or. Sikap itu berbeda dengan pendekatan Kylian Mbappe.
Harry Kane mengaku ingin memenangkan Ballon d'Or. Namun ia tidak terlalu terobsesi dengan penghargaan itu. Ia lebih fokus pada performa bersama Bayern Munich dan timnas Inggris.
Meski Lamine Yamal kini menjadi favorit, hasil akhirnya belum pasti. Bandar taruhan bisa saja mengubah prediksi dalam sebulan ke depan. Semua akan terjawab pada 26 Oktober nanti.
Allez Paris
Submit Comment