|

Belanda Terbelah soal Pilihan Skuad Xavi Hernandez

Pelatih timnas Belanda Xavi Hernandez memimpin sesi latihan jelang laga Liga Nations

Pelatih timnas Belanda Xavi Hernandez memimpin sesi latihan jelang laga Liga Nations

Belanda terbelah soal pilihan skuad Xavi Hernandez menjelang laga Liga Nations. Xavi resmi menjadi pelatih baru timnas Belanda setelah Ronald Koeman dipecat. Koeman gagal membawa Belanda melampaui babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Maroko lewat adu penalti. Laga berakhir 1-1 dan Maroko menang 3-2 dalam drama tos-tosan. Hasil ini memaksa federasi mencari pelatih baru.

ALSO READ

Jürgen Klopp menerapkan aturan disiplin ketat di timnas Jerman. Ia memanggil 44 pemain untuk pemusatan latihan perdana sebagai pelatih Nationalmannschaft.

Read More

Real Madrid mengalahkan Inter Milan 2-1 pada laga perdana Liga Champions UEFA 2026/2027. Gol Kylian Mbappe dan Fede Valverde memastikan tiga poin di Bernabeu.

Read More

Xavi Hernandez bebas sejak meninggalkan Barcelona pada musim panas 2024. Ia memilih timnas Belanda karena kesamaan filosofi dengan Johan Cruyff. Xavi ingin menerapkan sepak bola ofensif berbasis penguasaan bola.

Belanda akan menghadapi Jerman, Serbia, dan Yunani di Liga Nations. Laga perdana melawan Jerman digelar Kamis dengan Jürgen Klopp sebagai pelatih baru Jerman. Xavi punya empat laga untuk memulai siklus baru bersama Oranjes.

Kritik Muncul soal Pilihan Pemain Xavi

Xavi memanggil 26 pemain dengan hanya tiga nama baru. Gjivai Zechiël, Ruben van Bommel, dan Mexx Meerdink mendapat kesempatan pertama. Tujuh pemain dari skuad Piala Dunia 2026 absen, sebagian karena cedera.

"Jika ia tidak merombak skuad, pertanyaannya adalah apakah level permainan dan hasil akan berubah," ujar jurnalis Algemeen Dagblad, Johan Inan. "Xavi mungkin merencanakan perubahan di starting eleven. Kami semua berharap melihat tontonan seperti Barcelona atau Spanyol." Kritik ini mencerminkan keraguan publik terhadap pilihan Xavi.

Mantan pemain Belanda, Johan Derksen, menyoroti absennya Luciano Valente. Derksen menilai Valente lebih berpengaruh dibanding Joey Veerman. Ia menyebut Xavi kemungkinan menyadari kesalahan besarnya tidak memanggil kapten Feyenoord itu.

Pelatih PSV Eindhoven, Peter Bosz, mengkritik cara Xavi mengomunikasikan pemanggilan Guus Til. Til awalnya tidak masuk daftar dan baru dipanggil setelah ada pemain cedera. Bosz menilai Til seharusnya diberi tahu langsung, bukan melalui media.

Dukungan Publik Masih Terbuka untuk Xavi

Meski menuai kritik, opini publik masih terbuka terhadap Xavi. Banyak pengamat antusias menyambut siklus baru timnas Belanda. Rafael van der Vaart termasuk yang mendukung pilihan Xavi.

Van der Vaart menilai Joey Veerman cocok dengan gaya permainan Xavi. Ia bahkan memperkirakan Veerman bisa menjadi starter. Menurutnya, Veerman adalah pemain tepat untuk mengisi celah di lini tengah Belanda.

Van der Vaart juga memuji pemanggilan Gjivai Zechiël dan Ruben van Bommel. Ia menilai keduanya pantas mendapat kesempatan. Namun, ia mengaku tidak menyangka Xavi langsung memasukkan mereka.

Xavi menghadapi ujian berat di laga perdana melawan Jerman. Hasil buruk bisa memperbesar tekanan terhadap dirinya. Namun, kemenangan akan meredakan kritik dan memberi fondasi untuk siklus baru Belanda.

Submit Comment