Lionel Messi memutuskan pensiun dari timnas Argentina pada usia 39 tahun. Keputusan ini mengakhiri era panjang Messi bersama Albiceleste. Argentina kini harus mencari pemimpin baru di lapangan.
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) berada dalam situasi rumit. Presiden Claudio Tapia menghadapi masalah hukum terkait tuduhan pencucian uang. Beberapa media melaporkan masalah keuangan besar di federasi.
PSG kirim sembilan pemain dalam nominasi Ballon d'Or 2026. Ousmane Dembele dan Kylian Mbappe jadi favorit. Luis Enrique masuk kandidat pelatih terbaik.
Read MoreReal Madrid mengalahkan Inter Milan 2-1 pada laga perdana Liga Champions UEFA 2026/2027. Gol Kylian Mbappe dan Fede Valverde memastikan tiga poin di Bernabeu.
Read MoreMasalah keuangan itu menghambat pembayaran bonus untuk staf dan pemain Piala Dunia 2026. Media Argentina membantah adanya masalah tersebut. Tyc Sports menyebut bonus kualifikasi dibayarkan 180 hari setelah turnamen selesai.
Gazzetta dello Sport menyebut suasana di AFA tidak kondusif. Media Italia itu bahkan menyebut terjadi kekacauan di dalam federasi. AFA baru mengumumkan lawan untuk jeda September melawan Burkina Faso, Bolivia, dan Benin.
Masa Depan Scaloni Belum Jelas
Selain Messi, AFA juga berhati-hati menangani pelatih Lionel Scaloni. Kontrak Scaloni berakhir pada Desember mendatang. Gazzetta dello Sport menyebut Scaloni menganggap siklusnya selesai dan ingin pergi.
Media Argentina memastikan negosiasi perpanjangan kontrak sedang berjalan. Tyc Sports menulis AFA percaya pada Scaloni dan siap menunggu hingga saat terakhir. Tujuannya memastikan Scaloni tetap memimpin proyek paling sukses dalam sejarah timnas.
Para pemain inti seperti Lautaro Martinez, Romero, De Paul, Julian Alvarez, Emiliano Martinez, dan Alexis Mac Allister mungkin diistirahatkan. Keputusan itu diambil karena lawan lemah dan situasi bonus belum jelas. Era pasca-Messi penuh tantangan bagi Argentina.
Allez Paris
Submit Comment