|

Illia Zabarnyi Jadi Titik Lemah Pertahanan PSG Musim Ini

Illia Zabarnyi bek PSG kesulitan mengawal penyerang lawan di laga Liga Champions

Illia Zabarnyi bek PSG kesulitan mengawal penyerang lawan di laga Liga Champions

Illia Zabarnyi menjadi sorotan negatif setelah penampilan buruk melawan Slovan Bratislava. Bek Ukraina itu kesulitan menghadapi penyerang cepat lawan. PSG menang, tetapi kelemahan Zabarnyi kembali terlihat jelas.

PSG merekrut Zabarnyi dari Bournemouth dengan nilai lebih dari 60 juta euro. Kedatangannya diprediksi akan menggantikan Marquinhos dalam jangka menengah. Namun lebih dari satu tahun berlalu, Marquinhos tetap menjadi pilihan utama.

ALSO READ

PSG mengalahkan Slovan Bratislava 6-1 di matchday pertama Liga Champions 2026/2027. Laga berlangsung di Parc des Princes dengan formasi 4-3-3.

Read More

RC Lens menelan kekalahan kedua beruntun di Ligue 1 usai ditaklukkan Lorient 0-1. Suporter menyampaikan kekecewaan dengan sambutan sengit di Bollaert.

Read More

Zabarnyi kembali tampil mengecewakan pada laga melawan Slovan Bratislava. Ia dilewati Camara, pencetak satu-satunya gol Slovan Bratislava. Gerakan lambat dan kesulitan berbalik badan membuatnya jadi sasaran empuk penyerang lincah.

Tidak ada kesalahan besar dalam insiden tersebut. Namun penampilan itu menunjukkan keterbatasan Zabarnyi sebagai bek. Masalah serupa sudah terlihat sejak musim pertamanya bersama PSG.

Kelemahan Zabarnyi Kerap Terulang

Illia Zabarnyi bek PSG kesulitan mengawal penyerang lawan di laga Liga Champions

Zabarnyi memiliki kualitas dalam duel dan permainan udara. Namun ia terlalu sering kesulitan menghadapi pemain cepat dalam duel satu lawan satu. Ia juga lemah dalam mengantisipasi bola panjang di belakang pertahanan.

Gaya permainan PSG menuntut bek bermain tinggi di lapangan. Kondisi ini membuat kelemahan Zabarnyi semakin terlihat. Ia mendapat nilai 3 dari Foot Mercato, L'Equipe, dan Le Parisien.

Luis Enrique sempat mengantisipasi risiko ini pada musim lalu. PSG kini hanya bisa berharap Marquinhos selalu fit di laga besar. Marquinhos berusia 32 tahun dan rentan cedera.

Lawan-lawan PSG sudah mengidentifikasi titik lemah pertahanan Paris. Mereka berusaha mengeksploitasi kelemahan Zabarnyi secara langsung. Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi PSG musim ini.

Tekanan untuk Zabarnyi

Zabarnyi harus segera memperbaiki kesalahan berulang dalam permainannya. Jika tidak, PSG berpotensi mendatangkan bek baru lebih cepat. Posisinya sebagai bek utama PSG bisa terancam.

Manajemen PSG mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan Zabarnyi. Investasi itu belum membuahkan hasil sesuai harapan. Performa bek asal Ukraina itu masih jauh dari standar PSG.

Pelatih Luis Enrique perlu mencari solusi cepat di lini pertahanan. Rotasi pemain menjadi salah satu opsi yang mungkin diterapkan. Namun kualitas bek cadangan PSG juga terbatas.

Zabarnyi masih memiliki waktu untuk membuktikan kualitasnya. Ia perlu beradaptasi lebih cepat dengan gaya permainan PSG. Tekanan dari penggemar dan media akan terus meningkat.

Submit Comment