Illya Zabarnyi kembali menjadi sorotan setelah PSG menghadapi Slovan Bratislava di Liga Champions. Bek asal Ukraina itu tampil sebagai starter pada laga tengah pekan tersebut. Penampilannya dinilai belum sesuai harapan klub.
PSG merekrut Illya Zabarnyi dari Bournemouth sekitar satu tahun lalu. Nilai transfernya sedikit di atas 60 juta euro. Ia diproyeksikan menjadi penerus Marquinhos di lini pertahanan.
PSG menang besar 6-1 atas Slovan Bratislava di Parc des Princes. Ferran Torres mencetak hat-trick, sementara Ousmane Dembelle menyumbang dua gol dan satu assist.
Read MorePSG menjamu Slovan Bratislava di matchday 1 Liga Champions 2026/2027. Juara bertahan ini berburu kemenangan setelah start buruk di Ligue 1.
Read MoreMarquinhos kini berusia 32 tahun dan tetap menjadi pilar utama pertahanan PSG. Kapten asal Brasil itu belum tergantikan di posisi bek tengah. Illya Zabarnyi masih sulit menembus posisi tersebut.
Awal karier Illya Zabarnyi di PSG berjalan berat. Ia sempat bangkit pada akhir musim lalu dengan penampilan cukup solid. Namun, performanya belum cukup untuk tampil di laga besar Eropa.
Kesalahan di Laga Kontra Bratislava
Illya Zabarnyi menjadi starter saat PSG melawan Slovan Bratislava di Liga Champions. Ia terlibat dalam proses gol tunggal tim Slovakia tersebut. Kesalahan itu kembali memunculkan keraguan terhadap kualitasnya.
Illya Zabarnyi disebut tidak meyakinkan pengamat dan suporter PSG. Kritik muncul karena ia dianggap terlalu sering membuat kesalahan. Pendapat ini mencuat setelah laga melawan Bratislava.
Pelatih PSG, Luis Enrique, terus memberi tekanan kepada para pemainnya. Ia menuntut peningkatan performa di setiap pertandingan. Kondisi ini membuat posisi Illya Zabarnyi semakin terancam.
Illya Zabarnyi masih berusia 24 tahun dan punya waktu untuk berkembang. PSG telah menginvestasikan dana besar untuknya. Klub berharap ia segera bangkit dari keterpurukan.
Tekanan untuk Segera Bangkit
Illya Zabarnyi harus segera memperbaiki kualitas permainannya. Persaingan di lini belakang PSG berjalan ketat setiap musim. Marquinhos tetap menjadi pilihan utama Luis Enrique.
Bek Ukraina itu perlu menunjukkan konsistensi di setiap kesempatan. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal di laga-laga penting. Ia dituntut lebih disiplin dalam menjaga posisi.
Beberapa pemain PSG sebelumnya pernah mengalami masa sulit serupa. Mereka mampu bangkit dan bertahan di skuad utama. Illya Zabarnyi diharapkan mengikuti jejak tersebut.
Masa depan Illya Zabarnyi di PSG bergantung pada performanya musim ini. Klub menuntut kontribusi nyata di setiap kompetisi. Ia harus membuktikan diri layak dipercaya.
Allez Paris
Submit Comment