Kritik pedas datang dari jurnalis RMC Daniel Riolo. Ia menyoroti pernyataan Luis Enrique soal tingkat kesulitan Ligue 1. Menurutnya, sikap pelatih PSG itu sangat tidak pantas.
Riolo merespons wawancara Luis Enrique di Figaro akhir Agustus lalu. Dalam wawancara itu, Enrique menyebut Ligue 1 sebagai kompetisi yang sulit. Riolo mempertanyakan apakah Enrique hidup di planet yang sama.
PSG dan Nike luncurkan dua jersey pre-match edisi terbatas untuk musim 2026-2027. Desain terinspirasi jalanan Paris dan haute couture dengan teknologi Dri-FIT.
Read MoreRodri mengubah permainan Pedri di Barcelona. Inggris mendukung Harry Kane meraih Ballon d'Or 2026 setelah musim gemilang bersama Bayern Munich.
Read MorePSG memiliki anggaran sangat besar dibanding klub lain. Riolo menilai Enrique berpura-pura tidak tahu kondisi ini. Padahal ia memimpin klub dengan kekuatan finansial tanpa batas.
"Saya bertanya-tanya apakah dia hidup di planet yang benar," ujar Daniel Riolo di RMC. Ia menganggap pernyataan Enrique sangat mengada-ada. Ligue 1 justru sedang dalam krisis keuangan yang parah.
Ucapan Enrique Dinilai Menghina Suporter Lain
Riolo menegaskan pernyataan Enrique menghina suporter klub lain. Ia menyebut sikap itu sangat tidak elegan. Enrique dinilai mengabaikan kesenjangan ekonomi yang sangat jelas.
PSG memiliki anggaran mencapai 800 juta euro musim ini. Jumlah itu sepuluh kali lipat dari klub Ligue 1 lainnya. Riolo menilai Enrique tidak bisa memungkiri fakta tersebut.
"Ini sangat menghina bagi suporter lain di Prancis," tegas Riolo. Ia menyebut pengabaian faktor ekonomi itu keterlaluan. Enrique dinilai meremehkan perjuangan klub-klub kecil.
Riolo dengan sarkastik menantang Enrique melatih Auxerre. Ia yakin Enrique tidak akan meraih hasil sama di klub kecil. Meski pemain mau berlari dan menerapkan taktik, hasil tetap berbeda.
Anggaran 800 Juta Euro Dinilai Tidak Elegan
Kritik terkeras datang di akhir pernyataan Riolo. Ia menyebut sikap Enrique benar-benar menyedihkan. Klub sekaya PSG seharusnya lebih rendah hati.
Riolo mengingatkan PSG bisa gagal rekrutmen seharga 250 juta euro. Itu tidak masalah bagi klub sekaya PSG. Namun sikap Enrique tetap dinilai tidak elegan.
"Saya menemukan sikap itu menyedihkan," ujar Riolo mengakhiri kritiknya. Ia menyebut dengan anggaran 800 juta euro, Enrique seharusnya lebih bijak. Pernyataan Enrique justru menunjukkan ketidakpahaman akan realitas.
Luis Enrique sebelumnya kerap mengeluhkan tingkat kesulitan Ligue 1. Namun kritik dari Riolo menunjukkan ada kekesalan publik. Banyak pihak menilai PSG terlalu dominan di kompetisi domestik.
Allez Paris
Submit Comment