Vinicius Junior kembali menjadi sorotan negatif di Santiago Bernabeu. Pemain Brasil itu mendapat siulan dari suporter Real Madrid saat diganti pada menit 87. Ia tampil buruk dalam kemenangan 2-1 atas Inter Milan.
Madrid menang berkat dua blunder dari lini pertahanan Inter. Kylian Mbappe dan Federico Valverde memanfaatkan kesalahan tersebut. Thibaut Courtois juga tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting.
Mantan pemain PSG Jérôme Rothen prediksi PSG mampu raih trippel Liga Champions. Ia sebut skuad Parisien semakin matang dan tak ada yang mustahil.
Read MoreMarquinhos mengungkap vestiaire PSG berubah drastis dalam tiga tahun terakhir. Pemain lebih dewasa dan banyak pemimpin baru muncul di bawah arahan Luis Enrique.
Read MoreVinicius digantikan oleh Alvaro Carreras di akhir pertandingan. Proses pergantian itu justru memicu masalah baru. Carreras harus menunggu satu menit di pinggir lapangan karena pergantian terlalu lama.
Akibatnya Madrid bermain dengan sepuluh pemain saat Inter menekan. Situasi ini membuat suporter semakin kesal pada Vinicius. Mereka menganggap pemain nomor 7 itu tidak disiplin terhadap aturan baru.
Kritik Media dan Suporter
Manolo Lama dari Cadena COPE mengkritik Vinicius soal aturan pergantian. Ia menegaskan semua pemain sudah mengetahui aturan baru Liga Champions. Vinicius dinilai melanggar aturan secara sengaja.
Media Spanyol memberi nilai 3,5 dari 10 untuk penampilan Vinicius. Ia dinilai banyak melakukan kesalahan dan pilihan buruk. Umpan-umpan dan peluang counter-attack banyak terbuang sia-sia.
Suporter Bernabeu kecewa dengan performa sang bintang. Mereka berharap Vinicius bisa membuat perbedaan dengan bola. Namun pemain asal Flamengo itu justru menunjukkan performa frustasi.
Lama menilai siulan bukan semata untuk Vinicius. Suporter marah karena Mourinho tidak mengganti pemain buruk itu lebih awal. Mereka kecewa melihat Vinicius terus bermain meski tampil di bawah standar.
Mourinho Bela Vinicius
Jose Mourinho memilih membela Vinicius di hadapan media. Ia memuji kerja keras pemain Brasil itu di sisi pertahanan. Mourinho menilai Vinicius sudah memberikan segalanya untuk tim.
"Vinicius bekerja sangat keras untuk tim. Ia belum dalam performa terbaik, tapi ia selalu memberi usaha maksimal. Saya selalu mendukung pemain yang bekerja keras," ujar Mourinho usai laga.
Pelatih asal Portugal itu mengakui Vinicius belum fit seratus persen. Ia menyebut pemain Brasil itu masih perlu waktu mencapai performa puncak. Mourinho menegaskan respeknya terhadap usaha keras sang pemain.
Mourinho juga membandingkan tugas berat Vinicius melawan pertahanan Inter. Ia menyebut lawan bermain dengan tiga bek dan wingback agresif. Situasi itu menyulitkan pergerakan para winger Madrid.
Allez Paris
Submit Comment