|

Jérôme Rothen Bela Désiré Doué Soal Ballon d'Or

Jérôme Rothen bicara tentang Désiré Doué dan Ballon d'Or di RMC

Jérôme Rothen bicara tentang Désiré Doué dan Ballon d'Or di RMC

Mantan pemain PSG Jérôme Rothen meluapkan kemarahannya setelah Désiré Doué tidak masuk nominasi Ballon d'Or 2026. Ia menyebut panitia seleksi tidak melihat pertandingan dengan jelas. Rothen melontarkan kritik pedas di acara RMC.

Désiré Doué absen dari daftar 30 besar nominasi Ballon d'Or tahun ini. Padahal pemain 21 tahun itu tampil gemilang bersama PSG musim lalu. Ia menjadi bagian penting dari kesuksesan juara Liga Champions.

ALSO READ

PSG divonis membayar denda 2,7 juta euro atas indeks kesetaraan profesional yang buruk. Pengadilan menolak argumen klub soal kekhususan sepak bola pria.

Read More

Luis Enrique diprediksi merotasi skuad PSG saat menjamu Slovan Bratislava. Ferran Torres, Mika Godts, dan Dro Fernandez masuk starter, namun Nuno Mendes justru tidak dimainkan.

Read More

"Mereka punya kotoran di mata atau tidak menonton pertandingan. Lihat saja kampanye PSG musim lalu," ujar Jérôme Rothen dengan nada kesal. Ia tidak habis pikir dengan keputusan ini. Rothen menyebut ini ketidakadilan besar.

Rothen menekankan peran krusial Doué di pertandingan-pertandingan penting. Ia selalu tampil di laga-laga besar sepanjang musim. Pemain muda itu tidak pernah absen saat tim membutuhkannya.

Mantan winger PSG itu meminta publik melihat rekaman pertandingan Doué di fase gugur. Ia yakin semua orang akan melihat kontribusi besar pemain tersebut. Doué sering menjadi pembeda di laga-laga krusial.

Peran Penting di PSG

Jérôme Rothen bicara tentang Désiré Doué dan Ballon d'Or di RMC

Rothen menyebut Désiré Doué adalah salah satu pemain terbaik PSG di semifinal dan final Liga Champions. Performanya di dua laga terakhir Eropa sangat menentukan. Ia menjadi motor serangan tim Luis Enrique.

Setelah sukses di Eropa, Doué juga tampil di Piala Dunia 2026 bersama Prancis. Ia mendapatkan menit bermain yang cukup di turnamen tersebut. Pengalaman internasional ini menambah nilai lebih bagi pemain muda.

"Di semifinal dan final, dia bahkan salah satu pemain terbaik. Setelah itu dia main di Piala Dunia," tegas Rothen. Ia merasa pencapaian Doué tidak dihargai. Rothen menyebut statistik Doué layak masuk nominasi.

Rothen membandingkan Doué dengan pemain lain yang masuk daftar nominasi. Ia yakin Doué memiliki kualitas setara atau lebih baik. Ketidakhadiran Doué di daftar menjadi misteri besar.

Spekulasi Alasan Absen

Insider sepak bola Djamel memberikan penjelasan menarik tentang absennya Doué. Ia menyebut ada hubungan dengan penolakan wawancara. Doué dilaporkan menolak 3-4 permintaan wawancara dari France Football.

France Football adalah media yang mengelola penghargaan Ballon d'Or. Penolakan wawancara bisa menjadi faktor politis di balik layar. Spekulasi ini muncul setelah Doué tidak masuk daftar 30 besar.

Rothen tidak menyentuh spekulasi tersebut dalam komentarnya. Ia lebih fokus pada performa lapangan Doué. Baginya, kualitas bermain harus jadi pertimbangan utama.

Kontroversi ini menambah daftar kritik terhadap proses seleksi Ballon d'Or. Banyak pihak menilai penjurian kurang objektif. Désiré Doué menjadi korban terbaru dari sistem yang dianggap bermasalah.

Submit Comment