PSG memulai musim Ligue 1 dengan hasil mengecewakan setelah tiga pertandingan. Tim asuhan Luis Enrique hanya mengumpulkan dua poin usai dikalahkan AS Monaco 1-2. Kondisi ini sangat tidak biasa bagi juara bertahan Prancis tersebut.
Bixente Lizarazu mencoba menenangkan suporter PSG yang mulai khawatir. Mantan pemain timnas Prancis itu menilai situasi saat ini belum mengkhawatirkan. Ia berbicara dalam program Téléfoot pada hari Minggu.
PSG masih aktif di akhir bursa transfer dengan incaran tiga posisi. Bradley Barcola dan Ibrahim Mbaye berpeluang hengkang dari Paris.
Read MorePSG hadapi Slovan Bratislava di Parc des Princes dengan skema 4-3-3. Dembélé jadi striker, Kvaratskhelia dan Torres di sayap.
Read MoreLizarazu melihat faktor fisik dan kalender sebagai penyebab utama start buruk PSG. Musim lalu tim juga memulai kompetisi dengan kesulitan serupa. Saat itu ada Piala Dunia Antarklub yang mempengaruhi persiapan tim.
"Saya tidak akan khawatir. Musim lalu awal musim juga rumit karena Piala Dunia Antarklub. Kali ini ada Piala Dunia dengan banyak pemain internasional di PSG," ujar Bixente Lizarazu. Ia menilai beban pemain sangat berat.
Luis Enrique Dipercaya Penuh
Lizarazu memberikan kepercayaan penuh kepada Luis Enrique sebagai pelatih PSG. Ia melihat sang pelatih sudah terbukti mampu melewati masa sulit sebelumnya. "Saya percaya pada Luis Enrique, mereka terbiasa menghadapi ini," kata Lizarazu.
Pelatih asal Spanyol itu dinilai bisa membawa tim ke performa terbaik saat dibutuhkan. Lizarazu yakin Luis Enrique punya pengalaman mengelola situasi tekanan tinggi. Konsistensi tim akan kembali muncul seiring berjalannya waktu.
Meski sudah tertinggal tujuh poin dari puncak klasemen, Lizarazu tetap tenang. "Musim masih sangat panjang, tujuh poin masih bisa dikejar PSG," tegas mantan pemain Bayern Munich itu. Ia mengingatkan kompetisi masih berlangsung lama.
PSG tidak punya banyak waktu untuk meratapi kekalahan dari Monaco. Mereka akan memulai kampanye Liga Champions melawan Slovan Bratislava. Pertandingan ini berlangsung di Parc des Princes pada hari Rabu.
Liga Champions Jadi Ajang Bangkit
Laga melawan Slovan Bratislava menjadi kesempatan emas bagi PSG. Kemenangan akan mengembalikan kepercayaan diri skuat asuhan Luis Enrique. Hasil positif juga mencegah beban psikologis semakin berat.
Start buruk di liga domestik tidak boleh berlanjut ke kompetisi Eropa. PSG ingin menunjukkan kualitas sebenarnya di pentas Liga Champions. Para pemain diharapkan bisa bangkit dan membuktikan kapasitas mereka.
Lizarazu meyakini PSG memiliki kualitas untuk membalikkan situasi ini. Faktor pengalaman dan materi pemain menjadi modal utama kebangkitan. Dukungan suporter di stadion juga akan sangat berarti bagi tim.
PSG harus segera menemukan ritme permainan terbaik mereka. Tiga laga awal bukanlah cerminan kekuatan sebenarnya tim. Kompetisi masih panjang dan peluang untuk mengejar ketertinggalan sangat terbuka.
Allez Paris
Submit Comment