|

Koefisien UEFA Prancis Terlempar ke Peringkat 14, Portugal Mendekat

Ilustrasi klasemen koefisien UEFA musim 2026/27 dengan bendera Prancis dan Portugal

Ilustrasi klasemen koefisien UEFA musim 2026/27 dengan bendera Prancis dan Portugal

Koefisien UEFA Prancis berada di peringkat 14 untuk musim 2026/27. Posisi ini jauh dari harapan meski PSG dan Lens meraih kemenangan di matchday pertama Liga Champions. Prancis hanya mengumpulkan 3,642 poin dan terpaut jauh dari Portugal di peringkat ketiga dengan 4,700 poin.

PSG menghancurkan Bratislava dengan skor 6-1 pada laga pembuka. Lens meraih kemenangan penting di markas Slavia Prague dengan skor 3-2. Lille menjadi satu-satunya klub Prancis yang kalah setelah tumbang 2-3 dari Betis Sevilla di kandang sendiri.

ALSO READ

PSG resmi memperpanjang kontrak Luis Enrique hingga 2030. Gaji pelatih Spanyol itu diperkirakan mencapai 20 juta euro per musim.

Read More

Marquinhos mengungkap vestiaire PSG berubah drastis dalam tiga tahun terakhir. Pemain lebih dewasa dan banyak pemimpin baru muncul di bawah arahan Luis Enrique.

Read More

Eliminasi Olympique Lyonnais di babak playoff Liga Champions melawan Fenerbahce berdampak besar. Kegagalan Lyon lolos ke fase liga membuat Prancis kehilangan bonus 0,87 poin koefisien. Kerugian ini membuat posisi Prancis semakin sulit bersaing dengan negara lain.

Penghapusan otomatis musim 2021/22 memperparah situasi Prancis. Musim tersebut menjadi salah satu periode paling produktif bagi klub-klub Prancis di Eropa. Keunggulan Prancis atas Portugal yang semula 10,332 poin kini menyusut menjadi hanya 3,774 poin.

Portugal Mulai Menekan di Klasemen

Ilustrasi klasemen koefisien UEFA musim 2026/27 dengan bendera Prancis dan Portugal

Portugal tampil konsisten di matchday pertama Liga Champions. Sporting CP mengalahkan Galatasaray 3-1, sementara FC Porto takluk 0-2 dari Manchester City. Hasil ini membuat Portugal menempati peringkat ketiga klasemen musim dengan 4,700 poin.

Benfica, Sporting Braga, dan Uniao Torreense akan memperkuat Portugal di kompetisi Eropa lainnya. Uniao Torreense menjadi kejutan setelah menjuarai Piala Portugal meski berkompetisi di divisi kedua. Kehadiran mereka menambah peluang Portugal mengumpulkan poin koefisien.

Lyon, Rennes, Marseille, dan Monaco akan berlaga di Liga Europa dan Liga Conference. Partisipasi keempat klub ini menjadi kunci bagi Prancis untuk mengejar ketertinggalan poin. Kegagalan meraih poin akan membuat Portugal semakin sulit dikejar.

Lens akan menghadapi Sporting CP di matchday kedua Liga Champions. Laga di Stade Bollaert-Delelis ini menjadi satu-satunya pertemuan langsung antara klub Prancis dan Portugal di fase liga. Hasil pertandingan ini akan sangat menentukan posisi kedua negara di klasemen koefisien.

Peringkat Lima Tahun Prancis Masih Aman

Prancis masih menempati peringkat lima klasemen koefisien lima tahun dengan 68,724 poin. Portugal berada di peringkat enam dengan 64,950 poin. Posisi lima tahun ini menentukan jumlah wakil Prancis di kompetisi Eropa musim mendatang.

Azerbaijan memimpin klasemen musim berkat Sabah FK dengan 5,125 poin. Norwegia menyusul di peringkat kedua dengan 5,000 poin. Posisi Azerbaijan dan Norwegia diperkirakan akan turun seiring berjalannya kompetisi karena keterbatasan jumlah klub.

Inggris dan Spanyol mulai menunjukkan dominasi dengan sembilan dan delapan klub tersisa di kompetisi Eropa. Kedua negara ini mengoleksi poin besar berkat jumlah wakil yang banyak. Prancis harus memaksimalkan tujuh klub tersisa untuk menjaga posisi di lima besar koefisien lima tahun.

Submit Comment