|

Dino Toppmoller Buka Suara Usai Dipecat RC Lens

Pelatih Jerman Dino Toppmoller saat menangani RC Lens di kompetisi Ligue 1 Prancis musim 2026

Pelatih Jerman Dino Toppmoller saat menangani RC Lens di kompetisi Ligue 1 Prancis musim 2026

Dino Toppmoller akhirnya buka suara setelah dipecat RC Lens. Pelatih asal Jerman itu mengungkap alasan sebenarnya di balik kepergiannya. Keputusan itu terjadi hanya tiga bulan setelah ia resmi bergabung dengan klub Ligue 1 tersebut.

RC Lens resmi mengumumkan kepergian Toppmoller pada 15 September 2026. Ia hanya menangani enam pertandingan sebelum kontraknya diputus. Klub menyebut keputusan ini diambil atas kesepakatan bersama.

ALSO READ

Kylian Mbappe mengalami hiperekstensi kapsul posterior lutut kiri saat membela Prancis. Real Madrid optimistis cedera ringan dan Mbappe hanya absen 10 hari hingga 2 minggu.

Read More

Khvicha Kvaratskhelia mengungkap alasan gabung PSG. Ia langsung yakin setelah berbicara dengan Luis Enrique dan Nasser al-Khelaifi.

Read More

Dalam pernyataan resminya, RC Lens menyatakan telah mengadakan banyak diskusi dengan Toppmoller. Klub ingin merombak struktur staf kepelatihan. Toppmoller tidak menyetujui perubahan tersebut.

Toppmoller kemudian angkat bicara dalam podcast Spielmacher von 360Media. Ia menceritakan pengalamannya selama menangani RC Lens. Pernyataannya dikutip sejumlah media Jerman seperti Bild dan Sport 1.

Toppmoller Tolak Lepas Asistennya

Pelatih Jerman Dino Toppmoller saat menangani RC Lens di kompetisi Ligue 1 Prancis musim 2026

Pemicu utama kepergian Toppmoller adalah keputusan klub melepas asistennya, Nelson Morgado. Morgado adalah asisten setianya sejak 2017. Klub menilai Morgado terlalu banyak menimbulkan konflik dengan staf Prancis.

"Saya benar-benar terkejut. Bagi saya, tidak masuk akal berpisah dengan seseorang yang tidak melakukan kesalahan luar biasa," ujar Toppmoller dalam podcast tersebut. Ia mengaku tidak bisa menerima keputusan itu. Ia memilih bertahan pada prinsip daripada kehilangan posisinya.

Toppmoller menyebut pihak klub mengatakan Morgado terlalu menuntut dan terlalu berisik. Morgado juga dianggap berkonflik dengan banyak orang. Klub menilai asistennya itu sebagai faktor pengganggu di dalam tim.

Toppmoller mencoba menenangkan situasi lewat perbincangan selama dua jam. Klub berusaha meyakinkannya bahwa keputusan itu demi kebaikan bersama. Namun ia tetap menolak melepas Morgado.

Toppmoller Siap Kembali Melatih

Toppmoller mengaku hubungannya dengan para pemain RC Lens berjalan baik. Ia menyebut hasil pertandingan dan suasana tim cukup positif. Ia juga langsung diterima para pendukung klub.

"Hasilnya bagus, suasananya bagus. Saya langsung cocok dengan para penggemar. Saya melihat banyak potensi pada para pemain secara individual," ujar Toppmoller. Ia mengaku sedih harus meninggalkan klub secepat itu.

Toppmoller menegaskan dirinya tidak butuh waktu istirahat panjang. Ia menyatakan siap kembali melatih dalam waktu dekat. Pengalamannya di Ligue 1 disebutnya sebagai pelajaran berharga.

Kepergian Toppmoller menambah daftar pergantian pelatih cepat di Ligue 1 musim ini. RC Lens kini harus mencari pengganti untuk mengarungi sisa kompetisi. Toppmoller sendiri membuka peluang melatih klub lain.

Submit Comment