Pierre-Emile Hojbjerg memicu skandal di Denmark usai kekalahan 2-3 dari Norwegia di Ligue des Nations. Gelandang Olympique de Marseille itu menyebut tidak bisa bermain bersama Morten Hjulmand. Pernyataan tersebut disampaikan langsung di zona mix usai pertandingan Kamis malam.
Denmark memulai kampanye Ligue des Nations dengan hasil buruk melawan Norwegia. Tim asuhan Brian Riemer sempat menyamakan kedudukan setelah tertinggal dua gol. Erling Haaland mencetak gol kedua dan memastikan kemenangan Norwegia di menit akhir.
Liga Champions kembali digelar dengan tiga malam pertandingan penuh gol. Foot Mercato merilis daftar tim terbaik hari pertama dengan dominasi pemain bintang Eropa.
Read MoreMarquinhos cetak gol kemenangan PSG atas Marseille di Vélodrome. Gol ke-46 itu menyamai total gol Lucas Moura untuk PSG.
Read MoreKekalahan itu menempatkan Norwegia di puncak klasemen Grup 4 Liga A. Portugal dan Denmark mengikuti di bawahnya. Situasi ini menambah tekanan besar bagi Brian Riemer sebagai pelatih timnas Denmark.
Hojbjerg tampil kurang meyakinkan dalam laga tersebut. Ia kemudian muncul di hadapan media sekitar tengah malam. Kapten Denmark itu melontarkan kritik terbuka terhadap komposisi lini tengah timnya.
Pernyataan Hojbjerg Menuai Kritik
"Le problème, c'est qu'on a deux joueurs du même profil au milieu de terrain. Peut-être que l'entraîneur devrait en choisir un et laisser l'autre sur le banc," ujar Pierre-Emile Hojbjerg, kapten timnas Denmark. Ia mengaku tidak bangga dengan pernyataan tersebut. Menurutnya pelatih tetap pemegang keputusan akhir soal komposisi pemain.
Lasse Vøge, kepala olahraga media B.T., menyoroti waktu pernyataan Hojbjerg. Ia menilai kapten seharusnya menunjukkan loyalitas tanpa syarat kepada pelatih. Vøge bahkan menyebut status kapten Hojbjerg layak dipertanyakan.
Mantan pelatih Mainz, Bo Henriksen, menyebut pernyataan Hojbjerg sebagai kesalahan besar. Ia menilai masalah ini seharusnya diselesaikan secara internal. Henriksen menegaskan hal itu sebagai bencana bagi timnas Denmark.
Thomas Gravesen, mantan gelandang timnas Denmark, mengaku terkejut dengan situasi tersebut. Ia menilai pernyataan kapten menunjukkan masalah serius antara pemain dan Brian Riemer. Gravesen menyampaikan hal itu melalui Viaplay.
Masa Depan Hojbjerg di Timnas
Hojbjerg meninggalkan lokasi pertandingan bersama bus timnas Denmark. Ia kini bersiap menghadapi laga berikutnya melawan Wales dan Portugal. Statusnya sebagai starter masih menjadi tanda tanya besar.
Brian Riemer belum memberikan pernyataan resmi soal kritik Hojbjerg. Pelatih asal Denmark itu menghadapi tekanan besar dari publik. Keputusan soal kapten dan komposisi tim akan dinantikan banyak pihak.
Hojbjerg berpeluang meraih caps ke-100 pada pemusatan latihan kali ini. Namun peluangnya tampil di Parken melawan Wales belum pasti. Seluruh Denmark menunggu keputusan akhir Brian Riemer.
Allez Paris
Submit Comment